Mahasiswa UINSU Demo, Meminta Menag RI Usut Dugaan Plagiat oleh Rektor

MEDAN (KM) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Plagiasi UINSU (KOMANPU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Hotel JW Marriot, Senin 29/3.

Dalam aksinya, Kemenag RI Yaqul Cholil didesak agar segera membentuk tim independen dan mengusut tuntas kasus dugaan plagiat oleh oknum Rektor UINSU berinisial SH.

Irham Sadani Rambe selaku koordinator aksi mengatakan, jika tim independen menemukan fakta-fakta itu benar, maka pihaknya mendesak agar rektor itu dijatuhkan sanksi tegas sesuai dengan Permendiknas 17/2010 dengan menunda kenaikan pangkat dan segera mencopot yang bersangkutan, “agar tidak menjadi persoalan yang berlanjut di kemudian hari,” ujarnya.

Persoalan dugaan plagiat karya tulis yang menyeret nama Rektor UINSU itu mencuat ketika adanya sebuah surat bermaterai Rp6.000 yang ditandatangani oleh Darma S. berjudul “UIN ku Sayang, UIN ku Malang”.

Dalam surat itu disebutkan, rektor baru ini ditengarai memplagiat karya koleganya secara terang-terangan. “Jika dicari di Google, berikut yang didapat, karya tulisan berjudul The Image of Indonesia in the World: An Interreligious Perspective

Advertisement
yang terbit di The IUP Journal of International Relations, atau Jurnal Hubungan Internasional, Jerman, Vol. X, No.2, April 2016, PP-30-44 dengan nama rektor itu sebagai satu- satunya penulis,” ujar surat tersebut.

“Ternyata karya tersebut sudah pernah terbit pada media lain, yaitu tulisan itu dikatakan sangat mirip dengan makalah yang sudah diterbitkan hampir 2 tahun sebelumnya di Proceeding Annual International Conference of Islamic Studies (AICIS) XIV. Yakni tulisan ke 303, judul: The Image of Indonesia in the World: An Interreligious Perspective, padaj November 2014, dengan penulis Surya Darma dan Syahrin Harahap.

Reporter: Haris Fadillah
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: