Komandan Grup 1 Kopassus Ajak Semua Kalangan Ikut Jaga Kelestarian Golok Sebagai Warisan Budaya Indonesia

SERANG, BANTEN (KM) – Menyongsong festival golok internasional, Komandan Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kolonel Inf I Ketut Mertha Gunarda menginstruksikan prajuritnya umtuk mengibarkan bendera padepokan seni beladiri golok Eka Wastu Baladika di langit, 18 Maret 2021 lalua. Aksi itu untuk menyambut event The Golok Self Defense International 2021 dengan tema “Sukarelawan Golok Banten Membudayakan Genggaman para Leluhur Nusantara.”

Event tersebut diselenggarakan secara virtual oleh Grup 1 Kopassus yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Banten, aliran beladiri Seni Golok Indonesia, Museum Golok Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, serta perguruan beladiri nasional dan internasional.

Saat dikonfirmasi KM kemarin 29/3, guru besar Seni Golok Indonesia Ki Kumbang mengatakan bahwa peserta yang mengikuti The Golok International Self Defense Virtual Competition

Advertisement
berasal dari 10 negara yaitu Indonesia, Italia, Turki, Amerika Serikat, Mesir, Chile, Nicaragua, Belanda, Brazil, dan Suriname.

“Penjurian sudah dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2021 lalu di markas Grup 1 Kopassus, Serang, Banten,” ungkapnya.

“Penyelenggaraan event ini menjadi tonggak sejarah baru dan kita berharap ini akan semakin mendorong proses wacana Golok Goes to UNESCO,” lanjutnya.

Terpisah, Komandan Grup 1 Kopassus TNI AD Kolonel Inf I Ketut Mertha Gunarda menyatakan dukungannya terhadap wacana Golok Goes to UNESCO. Dirinya pun mengajak kepada semua pihak untuk terus menjaga kelestarian budaya asli indonesia.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak kepada semua kalangan untuk ikut menjaga pelestarian golok sebagai salah satu warisan budaya indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: