15 Motor Terjatuh Akibat Jalan Berlumpur di Ciawi, LSM Jangkar Pakuan Akan Gugat Pengembang dan Pemerintah Setempat

Galian yang diduga ilegal di Desa Teluk Pinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor (dok. KM)
Galian yang diduga ilegal di Desa Teluk Pinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Galian tanah ilegal yang terjadi di Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, telah menyebabkan kerugian baik secara materiil maupun immateriil. Hal tersebut disampaikan oleh Shaleh Nurangga, Direktur LSM Jangkar Pakuan Padjajaran kepada KM melalui pesan suara langsung dari lokasi kejadian, Kamis 25/3.

“Kerugian materiil dan immateriil terutama bagi para pengendara dan pemakai jalan dan saat ini sudah terjadi dari pagi tadi sudah 15 motor jatuh disebabkan karena jalan tertutup tanah atau licin,” ujar Shaleh.

Menurut informasi yang disampaikan Shaleh, yang dilakukan oleh warga saat ini bersama Muspika yaitu membersihkan lumpur dari penggalian tersebut.

Advertisement

“Yang paling saya sayangkan adalah pihak pengembang ataupun pelaksana proyek lepas tangan tidak ada di tempat dan tidak mengambil tindakan atas penyebab kecelakaan yang mereka buat, jadi mohon kiranya ditindak dan juga kepada aparat yang berkepentingan untuk menindaklanjuti serta menutup galian ilegal tersebut,” jelasnya.

“Saya atas nama Direktur LSM jangkar Pakuan Pajajaran akan menggugat kepada pengembang dan juga kepada pemerintah setempat yang membiarkan galian itu terjadi,” pungkasnya.

Reporter: Red

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*