PJU Mati Sebulan, Kawasan Gapura Selamat Datang Tanjungbalai Gelap Gulita

Simpang Gapura Selamat datang di Kota Tanjungbalai KM 7, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Tanjungbalai yang gelap pada saat malam karena 7 tiang lampu jalan mati (dok. KM)
Simpang Gapura Selamat datang di Kota Tanjungbalai KM 7, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Tanjungbalai yang gelap pada saat malam karena 7 tiang lampu jalan mati (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Sebanyak tujuh tiang lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Lingkungan III KM 7 Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjungbalai, sudah sebulan tidak berfungsi dan dikeluhkan warga dan para pengguna jalan. Mereka berharap lampu jalan tersebut segera diperbaiki.

Rahmat Marpaung (38) warga setempat menjelaskan kepada awak media pada Selasa siang 16/2 di warungnya, bahwa 7 tiang lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sepanjang gapura selamat datang Kota Tanjungbalai sudah sebulan lebih tidak hidup, dan membuat jualannya sepi pembeli.

“Saya sangat berharap kepada Dinas PUPR Kota Tanjungbalai dapat memperbaiki lampu jalan yang rusak ini. Setiap malam warung makan kami sepi dari pembeli. Karena anggapan mereka warung kami tidak buka karena jalan yang mereka lintasi gelap gulita,” jelasnya.

Rahmat menambahkan, seharusnya Dinas PUPR bisa respon cepat mencarikan solusi atas matinya lampu jalan ini, karena daerah sekitaran ini adalah pintu masuk Kota Tanjungbalai.

“Saya selaku warga turut berkecil hati jika ikon utama memasuki gapura Selamat Datang Kota Tanjungbalai gelap gulita. Maka sangat tidak berkesan bagi para tamu penting Pemko harus melawati jalan ini, dengan keadaan dengan suasana gelap tanpa penerangan,” ungkapnya.

Advertisement

Sementara itu, Mia (20), seorang pengguna jalan, mengaku merasa waswas saat melintasi jalan sepanjang KM 7 memasuki gapura ini.

“Jika lampu jalan ini tidak diperbaiki, maka akan membuat para pelaku tindak kejahatan lebih leluasa melancarkan aksinya. Hal ini dikarenakan mereka akan lebih mudah mengelabui target sasaran karena wajah mereka tidak jelas terlihat karena gelap,” tuturnya.

“Bukan hanya memunculkan tindak kejahatan seperti begal. Tapi akan juga menyebabkan rawan kecelakaan. Apalagi lagi infomasi yang saya dengar dua minggu yang lalu telah terjadi dugaan kecelakaan di simpang gapura selamat datang di Kota Tanjungbalai ini. Saya berharap pihak dinas terkait segera memperbaiki lampu yang mati. Agar setiap pengguna jalan tidak merasa waswas saat melintas,” pungkasnya.

Sementara itu, Windy Octora Siregar, Kabid Pertamanan dan Kelistrikan (LPJU) tidak berada di tempat saat awak media mendatangi kantor Dinas PUPR pada Selasa 16/2 untuk dimintai keterangan.

Reporter: Gus
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: