Dirut Perumda PPJ Klaim Sedang Investigasi Kabar Pungli Fantastis di Teras Surken, Pedagang: “Pemainnya Kerabat Dekat Petinggi PPJ”

Teras Surken, Kota Bogor (dok. instragram @bimaaryasugiarto)
Teras Surken, Kota Bogor (dok. instragram @bimaaryasugiarto)

BOGOR (KM) – Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) tidak bisa menampik kabar terkait adanya pungutan liar (pungli) dalam pengisian kios atau tenant di Teras Suryakencana (Surken), yang berlokasi di Jalan Bata, Kecamatan Bogor Tengah. Saat ini, para petinggi pasar itu mengaku sedang menginvestigasi lebih dalam temuan ini dan memburu oknum pengutip pungli tersebut.

“Dengan beredarnya pemberitaan terkait adanya pungli di Teras Surken yang mencapai puluhan juta, kami (Perumda PPJ) langsung bergerak menginvetarisir dan juga mencari segala informasi kegiatan di Teras Surken. Faktanya memang ada indikasi oknum yang telah melakukan pungli [terhadap] pedagang tenant Teras Surken,” ungkap Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor Muzakkir, Selasa 23/2.

Dalam ikhtiarnya memberangus pungli di Teras Surken, Muzakkir mengaku telah berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota serta Pemkot Bogor. Ia mengaku, terungkapnya aksi pungli di pusat kuliner yang usianya belum genap setahun tersebut sudah mencoreng nama Perumda PPJ dan Pemkot Bogor.

Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor Muzakkir (dok. KM)

“Upaya yang kami lakukan dengan menggali informasi beberapa sumber tenant Teras Surken, ada yang akhirnya mengakui membayar biaya untuk mendapatkan tempat di sini. Biaya atau pungli tersebut dibayarkan kepada oknum yang membawa-bawa nama Perumda PPJ dan Pemkot Bogor,” terang Muzakkir.

“Kejadian ini juga menjadi hal yang sangat bermanfaat dan pelajaran buat Perumda PPJ. Karena Teras Surken adalah bagian dari program penataan bagi PKL, dan untuk masuk tidak sama sekali ada biaya. Nah ini menjadi informasi bagi seluruh warga Kota Bogor khususnya, jadi jika ada yang mengaku dari pihak manapun untuk meminta biaya itu adalah pungli, dapat diproses hukum,” tegas Muzakkir.

Advertisement

Sementara itu, penelusuran kupasmerdeka.com mendapati seorang aktor pengutip pungli di Teras Surken. Pelaku itu berinisial P. Salah seorang sumber yang berhasil ditemui awak media ini mengatakan, P kerap kali terlihat menemui para calon pengisi kios Teras Surken dalam memasarkan tempat yang seharusnya berlabel cuma-cuma tersebut. Namun, P justru membanderolnya dengan harga yang cukup fantastis, mulai dari Rp60 juta. Kepada sejumlah peminat kios, P kerap mengaku bagian dari Perumda PPJ.

Lantas, apakah P bermain sendiri?

“Tentu saja tidak. Sekarang saya buka saja ya, selain [P], ada nama [N]. Merekalah yang mencoba meminta biaya puluhan juta ke para peminat kios,” ujar sumber yang tidak ingin disebut identitasnya.

Menurutnya, N adalah kerabat dekat petinggi Perumda PPJ. Ia sehari-hari juga beraktivitas di Teras Surken. Atas dasar kedekatannya itulah, sambungnya, “tidak ada satu orang pun berani menegur N dalam menjalankan aksinya bersama P,” pungkasnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: