Main HP di Tengah Persidangan, Hakim PN Tanjungbalai Dilaporkan ke KY

Salah satu Hakim saat persidangan terlihat sedang menggunakan HP di tengah persidangan, 11 Januari 2021 (dok. KM)
Salah satu Hakim saat persidangan terlihat sedang menggunakan HP di tengah persidangan, 11 Januari 2021 (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Praktisi hukum Ade Gustami Lubis menyesalkan sikap salah satu Hakim Pengadilan Negeri/PN Tanjungbalai yang asyik menggunakan HP saat menjalankan sidang pada 11/1/2021 lalu, yaitu sidang pemeriksaan terhadap saksi-saksi atas kasus pidana dugaan pencemaran nama baik Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin atas terdakwa Leman, yang sempat viral beberapa bulan lalu.

Ade menyatakan, Hakim Pengadilan Negeri/PN Tanjungbalai yang asyik bermain HP saat sidang itu sudah dilaporkan kepada Mahkamah Agung/ MA dan juga pada Komisi Yudisial.

“Atas hal ini pada tanggal 29 Januari 2021, saya berharap agar Hakim yang bermain HP Android saat sidang dapat diberikan sanksi atas sikap tidak patut tersebut. Karena pada saat sidang berlangsung terlihat dari tayangan video, bahwa oknum hakim itu sesekali menggerak-gerakkan tangannya ke kanan dan sesekali ke kiri menyentuh layar HP androidnya,” ujar Ade.

“Kami sudah layangkan surat kepada Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial. Semoga sampai dan dapat dibaca Wapres RI KH. Ma’ruf Amin, sehingga atas hal itu memerintahkan staf Wakil Presiden menurunkan Tim Khusus Investigasi dalam mengusut sejauh apa tindakan Hakim dibenarkan menggunakan HP ketika persidangan,” jelasnya.

“Karena sikap tidak patut yang ditunjukkan oleh Hakim, ketika persidangan Wapres RI berlangsung sangat mencoreng kedudukan lambang negara. Seolah Hakim saat itu tidak mengutamakan tugasnya sebagai penegak keadilan, apalagi Ini persidangan yang mulia KH Ma’ruf Amin, lebih penting dari hal-hal yang lain,” tuturnya.

Menurut Ade, penggunaan HP saat sidang tidak ada diatur dalam Tartib, karena dampak penggunaan HP saat berlangsungnya sidang akan memecah konsentrasi Hakim dalam menetapkan poin-poin penting yang berkaitan dengan vonis terhadap terdakwa ataupun keakuratan keterangan saksi.

Advertisement

Sementara itu, secara resmi, Ketua Pengadilan Negeri/PN Tanjungbalai Salomo Ginting kepada awak media Kamis 28/1/2021 di ruangan kerjanya, menyatakan saat persidangan perkara pidana Penghinaan Terhadap Wakil Presiden RI, semua Hakim telah fokus dalam menjalankan tugasnya saat sidang, karena ini adalah sidang yang menimbulkan perhatian.

“Untuk sidang tindak pidana penginaan terhadap sang mulia KH. Ma’ruf Amin semua hakim fokus dan serius dalam menanganinya, itu penjelasan Bu Widi. Saya sudah menggelar rapat khusus yang menghadirkan semua Hakim dan Panitera dan atas hal ini bu Widi Astuti selaku Hakim membenarkan penggunaan HP Android, namun bukan saat menangani kasus persidangan Penghinaan Wapres RI, tapi perkara yang lain,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, menurut surat edaran Mahkamah Agung, penggunaan HP Android oleh Hakim ketika persidangan dibolehkan, sepanjang itu untuk urusan kerja dan mutasi. “Maka saat itu yang dilakukan bu Widi adalah mendownload format permohonan terlambat pengajuan mutasi karena Bu Widi harus menjalani mutasi ke Magelang dan SK nya sudah keluar. Maka pada waktu yang bersamaan telah ditegur oleh Pengadilan Negeri/PN Magelang yang telah meminta untuk segera pengajuan permohonan tersebut,” jelas Salomo.

Reporter: Gus
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*