Camat Tenjolaya Pimpin Deklarasi Pilkades Damai

Camat Tenjolaya bersama, Danramil, Wakapolsek, panitia dan 10 calon kades di Aula Kantor Kecamatan Tenjolaya, Sabtu 5/11/2020 (dok. KM)
Camat Tenjolaya bersama, Danramil, Wakapolsek, panitia dan 10 calon kades di Aula Kantor Kecamatan Tenjolaya, Sabtu 5/11/2020 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pemerintah Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, menggelar acara Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2020 dalam rangka mewujudkan suksesnya pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Tenjolaya tahun 2020 yang aman dan damai, Sabtu 5/11.

Camat Tenjolaya Farid Ma’aruf menyampaikan tentang pentingnya menyamakan visi dan misi, persepsi kesatuan langkah dalam mewujudkan stabilitas di wilayah kecamatan.

“Hasil yang diharapkan adalah terbangunnya kesepahaman, kesamaan dan keterpaduan, visi, misi dalam rangka menjaga stabilitas yang kondusif dan terciptanya koordinasi konsololidasi serta hubungan yang sinergis, serta suksesnya pelaksanaan Pilkades pada tahun 2020 di Kecamatan Tenjolaya yang aman dan damai,” jelas Farid Ma’aruf pada deklarasi damai yang berlangsung di Aula Kecamatan Tenjolaya.

Pada kesempatan itu, Camat mengajak semua unsur bergandeng tangan sehingga Pilkades yang akan dilaksanakan berjalan dengan sukses, yang didasari jujur, adil dan tidak ada hal-hal yang negatif.

Advertisement

“Dengan harapan tidak ingin ada konflik sekecil apapun, berjalan dengan aman, kondusif dan damai. Menjaga bersama-sama mensukseskan Pilkades baik panitia, BPD, pemerintahan, masyarakat dan pihak pengamanan,” tambahnya.

Deklarasi damai itu ditandatangani oleh para calon kepala desa, dan berisi kesepakatan untuk melaksanakan kampanye secara damai, tertib, beretika dan mematuhi ketentuan; menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan tidak melakukan ujaran kebencian, kampanye hitam, menghina seseorang, agama, suku, ras dan golongan; menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa; siap menang dan siap kalah dalam pemilihan Pilkades dan siap menghadapi konsekuensi hukum, apabila tidak melaksanakan isi pernyataan deklarasi ini.

“Apabila melanggar yang tercantum dalam deklarasi damai ini kami bersedia di berikan sanksi moral, sanksi administrasi, dan siap dituntut sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” tutup pernyataan tersebut.

Reporter: Awal
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*