Perguruan Pencak Silat “Pusaka Padjadjaran” ingin Kembangkan Silat untuk Tingkatkan PAD

BOGOR (KM) – Perguruan pencak silat Pusaka Padjadjaran Bogor saat ini gencar melaksanakan program-program kerja dalam pengembangannya. Belum lama ini perguruan itu mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam rangka merealisasikan salah satu program kerja PHBI (Peringatan Hari Besar Islam), bertempat di Sanggar Tari Laras Pakuan Sukamulya, Sukasari, Bogor Timur Kota Bogor.

Ketua Umum Paguron Pusaka Padjadjaran yang merangkap Ketua KIMANGCULO sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW Ki Lodaya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan para pendiri, para penasehat, para pengurus, keluarga besar perguruan pencak silat pusaka Padjadjaran Bogor, serta dengan tamu undangan dari berbagai perguruan pencak silat yang ada di wilayah Bogor maupun di luar wilayah Bogor,” ungkap Ki Lodaya.

“Ya dengan kegiatan tersebut semoga bisa mengambil hikmah dari isi tausiah yang disampaikan oleh penceramah, intinya bagaimana bisa menjaga tali silaturahmi yang kokoh di antara kita semua, karena dengan menjalin tali silaturahmi tersebut maka akan bisa menciptakan sesuatu yang lebih bermanfaat dalam kehidupan keseharian kita saat ini,” tambah Ki Lodaya.

Advertisement

Sementara itu, Penasehat Perguruan Pencak Silat Pusaka Padjadjaran Ki Langir Wulung mengimbau agar dapat bersinergi dengan program kerja yang akan dilaksanakan pada waktu yang akan datang, didasarkan kepada keinginan mengangkat budaya yang ada, khususnya di tatar sunda, dan umumnya di nusantara serta membantu kearifan lokal.

“Ya tentunya menjunjung daya tarik wisatawan dari luar agar dapat menambah PAD daerah itu sendiri, serta menjunjung tinggi harkat, derajat martabat bangsa agar dapat melahirkan generasi para pesilat muda di tatar sunda khususnya dan pada umunya seluruh wilayah Nusantara untuk mempertahankan NKRI,” tegas Ki Langir Wulung.

Lebih lanjut Ki Langir berharap kepada seluruh pesilat Pusaka Padjadjaran dan KIMANGCULO agar lebih bekerja keras menggali pengetahuan dari beberapa narasumber yang ada di lapangan.

“Dengan loyalitas tinggi terhadap pengembangan pencak silat yang ada di nusantara ini, tentu semua itu bersinergi dengan program yang telah ditentukan seperti menciptakan altet berprestasi, pesilat tradisi,” pungkas Ki Langir.

Reporter: Rajiv
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*