Warga Minta Pemkot dan DPRD Kota Bogor Tingkatkan Peranan untuk Melestarikan Lingkungan

Giat Tanam Pohon GTP ke-248 di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor (dok. KM)
Giat Tanam Pohon GTP ke-248 di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mengharapkan dukungan elemen legislatif dan eksekutif dalam membangkitkan peran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Hingga saat ini belum ada peran dan contoh dari aparatur daerah dalam mencontohkan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Babakan ini, untuk sama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar,” ungkap Ketua RW 02 Kelurahan Babakan Bubun Junaedi, usai giat tanam pohon bersama GTP, Minggu 8/11.

“Ya dengan adanya giat tanam pohon GTP ini dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan, namun bukan hanya dari elemen GTP, perlu ada dukungan dan cerminan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan juga para wakil rakyat yang benar-benar berperan serta dalam menjaga lingkungan,” tambah Bubun.

Bubun juga menyampaikan, masyarakat akan bergerak jika memang dicontohkan dan didukung semua pihak. “Ya masyarakat bawah kan bagaimana dicontohkan oleh yang di atasnya atau aparatur pemerintahnya,” jelas Bubun.

Lebih lanjut Bubun mengatakan bahwa belum pernah ada unsur pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif yang turun ke wilayah terkait penghijauan. “Ya selain GTP Giat Tanam Pohon, tidak pernah ada giat penghijauan dari pemerintah setempat, penghijauan kan sangat bermanfaat bagi masyarakat, harusnya semua elemen bergerak bersama-sama dalam melestarikan lingkungan,” tegas Bubun.

Di tempat yang sama, Inisiator GTP Heri Cahyono menyikapi peristiwa tumbangnya pohon yang selalu terjadi tahun ke tahun di Kota Bogor, yang membahayakan warga di saat musim penghujan.

Advertisement

“Peristiwa tumbangnya pohon di beberapa titik wilayah Kota Bogor yang membahayakan warga beberapa waktu lalu, bahkan tahun lalu mengakibatkan warga meninggal dunia. Ini sangat memprihatinkan, kejadian ini selalu terjadi di saat musim penghujan dan angin kencang, terutama di bulan November hingga Januari,” ungkap Heri yang juga Anggota DPRD Kota Bogor.

“Seharusnya ada upaya mendeteksi tren pohon tumbang yang terjadi tiap tahun ini. Upaya yang belum dilakukan Pemkot Bogor adalah meremajakan pohon-pohon yang memang sudah kondisi tua dan lapuk,” tambah Heri.

Heri juga mengatakan, kasus pohon tumbang yang selalu berulang-ulang tiap tahun, jika tidak mencelakakan masyarakat mungkin tidak akan heboh. Maka dari itu pemimpin harusnya dapat menjamin keselamatan warganya, menjamin tidak akan terulang kembali kejadian pohon tumbang yang membahayakan warga.”

“Maka upaya pendeteksian pohon-pohon harus dilakukan, mana pohon yang kropos, yang berpotensi tumbang, dan tidak kuat menahan goncangan angin, yang membahayakan masyarakat. Ya upaya dan langkah konkrit itu seharusnya dapat dilakukan, minimal dipangkas daun-daun, batang pohon agar pohon tidak terlalu berat dalam menahan goncangan angin,” terang Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, upaya pendeteksian pohon dan juga peremajaan pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang, harus dilakukan Pemkot Bogor, agar masyarakat tidak ketakutan jika musim penghujan tiba,” pungkas Heri.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*