Bersebelahan dengan Rencana Ibu Kota Bogor Barat, Parungpanjang Diperkirakan Akan Jadi Metropolitan

Reses DPRD Kabupaten Bogor di lapangan Kecamatan Parungpanjang, Sabtu siang 14/11/2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Reses DPRD Kabupaten Bogor di lapangan Kecamatan Parungpanjang, Sabtu siang 14/11/2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

PARUNGPANJANG (KM) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil (Daerah Pemilihan) 5 Kabupaten Bogor menerima aspirasi elemen masyarakat di Kecamatan Parungpanjang dalam acara reses yang diadakan di halaman kantor Kecamatan Parungpanjang, tepatnya di Jl. Raya Moh Toha Desa Parungpanjang, Sabtu siang 14/11.

Dalam agenda ini 10 orang anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 5 hadir, yakni Daeng, Permadi Dalung, Aan Priatna, Nurodin, Ahmad Pusni, Sarni, Dadeng Wahyudi, M. Leo, Halim Johanes dan Nurohim.

Acara ini dibuka oleh Camat Parungpanjang Ichang Aliyudin, yang meminta para legislator agar desakan masyarakat segera direalisasikan.

“Saya pun minta dengan segera untuk dibahas aspirasi masyarakat di RDTR [Raperda Daerah Tata Ruang] nanti, seperti pembuatan gedung pemuda, stadion mini, palang pintu kereta api, alun-alun di Parungpanjang, jalan alternatif truk tambang, kantong parkir truk tronton di Caringin yang tinggal diurus bersama Perhutani, pemekaran desa, pendidikan, jaringan air bersih, persoalan sampah dan segera dibangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Parungpanjang,” ungkap Ichang dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor Dapil 5 dari Fraksi PKB, Nurodin, yang biasa disapa Jaro Peloy, mengatakan bahwa “semua usulan akan kami terima dan akan kami bahas dalam RDTR”.

Ia juga menambahkan bahwa Kecamatan Parungpanjang akan menjadi “kota metropolitan”.

Advertisement

“Kecamatan Parungpanjang ini akan menjadi kota metropolitan, karena akan dibuat pusat pemukiman berdaya saing tinggi, didukung pelayanan transportasi yang handal serta berwawasan luas,” katanya.

“Karena zonasi berdampingan dengan Ibu Kota Kabupaten Bogor Barat di Kecamatan Rumpin,” tutur Jaro Peloy.

“Kecamatan Parungpanjang ini ke depan akan menjadi objek wisata karena setelah saya lihat Parungpanjang ini memilki tempat-tempat yang strategis untuk berwisata, kita pun akan gandeng Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor hingga Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, karena saya ingin uang dari Bogor kembali untuk Bogor, yang berlibur orang Bogor berliburlah di Bogor juga, jangan di luar daerah, karena kalau di luar uangnya akan masuk ke kas daerah lain, bukan ke Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPK (Dewan Pengurus Kecamatan) KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Abdul Hakim, menegaskan bahwa dirinya “sangat setuju” dengan wacana Kecamatan Parungpanjang menjadi Kota Metropolitan. “Akan tetapi semua fasilitas baik pendidikan, kepemudaan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, objek wisata, hingga pemekaran desa harus diperbaiki dan segera direalisasikan,” ujarnya.

Abdul juga mendesak kepada anggota DPRD Kabupaten Bogor untuk membahas dan menaikkan pagu anggaran 2020-2021 untuk Kecamatan Parungpanjang dan membahas soal pembangunan Gedung Kepemudaan.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*