GTP Rayakan HUT ke-5, Inisiator: “GTP Adalah Aset Kota Bogor”

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Perayaan HUT ke-5 Gerakan Tanam Pohon (GTP) yang diselenggarakan pada masa pandemi covid-19 di Hutan Kampung Yasmin, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu 15/11, meninggalkan “kesan yang mendalam” bagi para kader kelompok pecinta lingkungan itu.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memiliki kewajiban menambah luas lahan terbuka hijau untuk kepentingan masyarakat. “Dimana adanya peran serta masyarakat menjadikan tujuan Pemkot Bogor lebih terbantu dan semakin cepat, seperti peran GTP ini,” ungkap Dedie di sela acara.

“Ya tentunya kami (Pemkot Bogor) sangat apresiasi yang tinggi di HUT GTP ini, yang sudah konsisten dalam melestarikan lingkungan, selama 5 tahun dengan tanam pohonnya di wilayah Kota Bogor,” tambah mantan Direktur KPK tersebut.

Dedie juga mengatakan, tidak banyak peran serta orang yang peduli dalam pelestarian lingkungan, maka GTP “patut menjadi cermin” bagi setiap elemen masyarakat, dan juga menjadi “contoh yang bermanfaat bagi masyarakat untuk turut serta dalam melestarikan lingkungan,” terang Dedie.

Di tempat yang sama Inisiator GTP Heri Cahyono mengatakan bahwa hari ini, GTP genap berusia 5 tahun. “Ya saya sendiri sangat tidak menyangka GTP tetap konsisten dan eksis dalam gerakan menanam pohon, untuk lingkungan di Kota Bogor,” ungkap Heri.

“Kita lihat partisipasi dan dukungan elemen masyarakat yang hadir hari ini, ada dari anggota DPRD Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Camat, Lurah, FKPPI, RAPI dan para penggiat tanam pohon, yang semakin membuat kita GTP semakin semangat,” tambah Heri.

Heri yang juga Anggota DPRD Kota Bogor juga mengatakan, GTP ini adalah aset besar bagi pembangunan Pemkot Bogor. “Dimana jika pembangunan ditopang oleh peran dan partisipasi masyarakat, maka tujuan Pemkot Bogor akan lebih efektif dan efisien,” katanya.

“Sangat penting peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kota Bogor, seperti giat tanam pohon GTP. Tidak semua pembangunan selesai dengan APBD, kan APBD itu terbatas dan juga aparatur pemerintah terbatas, maka partisipasi masyarakat seperti GTP ini yang harus dijaga dan dirangkul untuk sama-sama membangun kota tercinta ini,” tutur Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, kehadiran GTP selama 5 tahun ini menjadi aset berharga bagi Pemkot Bogor, karena peran serta GTP datang dengan kesadaran diri masyarakat. “Jadi sangat rugi besar jika Pemkot Bogor tidak menganggap GTP bagian dari aset daerah,” tegasnya.

“Maka kehadiran Wakil Wali Kota Bogor hari ini, dapat terus memberikan dukungan moril, dan support kepada GTP untuk dapat terus bertahan dalam menjaga lingkungan,” pungkas Heri.

Reporter: Rajiv, ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: