PMII Bengkulu Selatan Geruduk DPRD Kabupaten, Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

PMII Bengkulu Selatan saat melakukan Aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Senen,(12/10
PMII Bengkulu Selatan saat melakukan Aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Senen,(12/10).

BENGKULU SELATAN (KM) – Pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR RI beberapa waktu yang lalu menuai banyak protes dan kritikan dari berbagai organisasi buruh maupun mahasiswa di seluruh Indonesia.

Salah satunya adalah mahasiswa yang tergabung dalam PMII Bengkulu Selatan, yangturut melakukan aksi di depan gedung DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Senin 12/10. Mereka menolak keras UU yang dinilai merugikan buruh dan masyarakat tersebut.

Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Bengkulu Selatan Melia Misinta Dewi ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa aksi yang mereka gelar ini merupakan “bentuk kekecewaan terhadap pengesahan UU Cipta Kerja yang terkesan kucing-kucingan.”

Advertisement

“Kita lihat saja, apakah DPRD kita nanti akan menyambut baik tuntutan kita untuk menolak UU Cipta Kerja ini,” ujar Melia, Senin 12/10.

Dikatakan oleh Melia bahwa dalih pemerintah terhadap Omnibus Law Cipta Kerja yakni “untuk memangkas regulasi” itu tidak bisa dibenarkan lantaran akan banyak peraturan turunan yang akan dibuat. Hal itu dinilainya justru sama saja dengan memperbanyak aturan kembali.

“Melalui PMII Bengkulu Selatan, kami berharap suara mahasiswa ini dapat direspon positif oleh DPRD Bengkulu Selatan,” tutup Melia.

Reporter: Th
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*