Pergi dari Rumah, Kesal tidak Dibelikan HP, Bocah ini Malah Ditemukan Tewas di Waduk

(dok. KM)
(dok. KM)

MADIUN (KM) – Sungguh malang nasib yang menimpa keluarga Krisna (10), warga Desa Sirapan, Kecamatan Madiun. Diduga kesal dan minggat lantaran tak dibelikan HP, bocah kelas 3 SD itu malah ditemukan tewas tenggelam di Waduk Dawuhan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri.

Jasad Krisna ditemukan tim SAR BPBD setempat tengah mengambang di perairan bibir waduk. Sementara itu polisi menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban berupa kaos dan celana pendek warna hitam serta sepeda pancal.

Pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban yang mengarah ke tindak kriminal. Sebab itu, sementara polisi menyimpulkan tewasnya korban akibat tenggelam di waduk.

Menurut tetangga korban, sehari sebelum tewas, korban minta izin dari Lamun, sang ayah, untuk bermain ke rumah temannya. Sejak pagi korban langsung keluar rumah, mengayuh sepeda pancalnya dan tak kembali hingga ditemukan tewas tenggelam.

Advertisement

“Saya dengar sebelum korban tewas, ia sempat minta dibelikan HP kepada orang tuanya. Namun tidak dibelikan lantaran orang tuanya memang tidak mempunyai cukup uang,” tutur tetangga korban. Ditambahkannya, lantaran sampai malam korban tak kunjung pulang, orang tua korban langsung melaporkan kepada Babinsa setempat.

Petunjuk diketemukannya keberadaan korban, lantaran seorang warga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Barang-barang itu tergeletak tak jauh dari jasad ditemukan, dan ia melaporkannya kepada pihak berwajib.

Polisi langsung mengamankan barang-barang tersebut sebagai barang bukti, guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara, jasad korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah setempat, guna pemeriksaan lebih detail.

Reporter: fin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*