Masih ada Ponpes di Subang yang Luput dari Bantuan Stimulan dari Kemenag

Kantor Kemenag Kabupaten Subang (dok. KM)
Kantor Kemenag Kabupaten Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Pandemi covid-19 berdampak pada seluruh sektor kehidupan, termasuk pesantren dan pendidikan agama Islam. Oleh karenanya pemerintah melalui Kementerian Agama memberikan dukungan dan stimulan guna meringankan beban pesantren dan sekolah-sekolah Islam, menggelontorkan bantuan tunai untuk operasional pesantren dan pendidikan keagamaan.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 5134 Tahun 2020 tentang Perubahaan atas Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 1248 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020.

Nominal BOP pesantren kecil sebesar Rp25 juta, BOP Pesantren sedang Rp40 juta, bantuan BOP Pesantren besar Rp50 juta dan BOP Pendidikan Keagamaan Islam sebesar Rp10 juta.

Namun tidak semua lembaga yang ada di Kabupaten Subang mendapat bantuan tersebut.

Seperti yang dikatakan salah seorang pengasuh lembaga yang ada di Kabupaten Subang yang meminta agar merahasiakan namanya.

Advertisement

“Kenapa saya tidak menerima bantuan tersebut? Padahal secara legalitas formalnya jelas dan santrinya pun banyak,” tegasnya.

Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang, Maman S. Jamaludin saat dikonfirmasi mengatakan, kapasitas pihaknya “hanya mengkoordinasikan saja”.

“Bukan mengkoordinir ya, paling juga menerima informasi lembaga yang dapat bantuan,” tegas Maman.

Sementara Kasi Pontren Kemenag Kabupaten Subang, Sopiandi kepada KM mengatakan bahwa soal bantuan ke lembaga-lembaga terkait covid-19, pihak Kemenag “hanya menerima SK saja dari pusat, karena usulan bukan dari kita, karena usulan dari berbagai macam elemen seperti Dewan.”

“Hanya kapasitas Kemenag itu melakukan monitoring dan melakukan pengawasan dalam tahap pencairan dan bagi lembaga yang menerima bantuan tersebut ada dua persyaratan mutlak bagi lembaga yang menerima bantuan tersebut yaitu lembaga terdaftar di Kemenag dan aktif melaksanakan kegiatan,” ungkapnya.

Reporter: Sunardi, Mulyadi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: