HUT Partai Golkar ke-65, Heri Cahyono Dorong Agar Kader Golkar “Kikis Sifat Ingin Menguasai”

BOGOR (KM) – Menjelang HUT Partai Golkar ke-65 tahun pada tanggal 20 Oktober 2020 mendatang, kader Partai Golkar Kota Bogor Heri Cahyono menyoroti pekerjaan besar ke depan yaitu menghadapi persaingan yang semakin ketat dan belum terbentuknya kepengurusan yang definitif di DPD Golkar Kota Bogor.

“Saya secara pribadi mengucapkan dirgahayu Partai Golkar yang ke-65, semoga Golkar semakin maju dan semakin intensif memikirkan nasib rakyat khususnya di Kota Bogor,” ungkap Heri kepada awak media, Sabtu 17/10.

“Ke depan tentu kita harus mampu merebut kemenangan terutama di Kota Bogor. Namun kita semua memahami bahwa sampai saat ini, di Kota Bogor masih belum terbentuk kepengurusan yang definitif,” tambah Heri yang juga Anggota DPRD Kota Bogor.

“Saat ini HUT Partai Golkar yang ke 65 ini, tengah dihadapkan pada wabah pandemi covid-19, tentu kita tidak bisa merayakan seperti tahun-tahun sebelumnya, karena kita berusaha ikut mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus covid-19,” terang Heri.

Advertisement

Politisi itu berharap, di usianya yang sudah menginjak 65 tahun, Partai Golkar harus terdepan dalam melindungi warganya, dan sentuhan dari seluruh kader Golkar “mampu mewujudkan Indonesia pulih dalam kesehatan, ekonomi bangkit dan tentunya Golkar Jaya,” kata Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, kita berharap semua potensi kader bisa bersatu dan juga tetap menjaga kepentingan rakyat dan Golkar diatas urusan pribadi. “Kita harus kikis sifat-sifat ingin menguasai, kita rubah dengan sifat membesarkan Partai,” ucapnya.

“Jangan sampai ada pikiran menghilangkan peran dari salah satu sisi dan hanya menguasai dari unsur kelompoknya saja, pemikiran itu sangat merugikan bagi Partai Golkar. Dengan merangkul semua potensi, mempersatukan semua potensi maka kedepan saya yakin kemenangan akan berada di depan mata,” tutup Heri.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*