Bandes Binong Tahun 2020 untuk Pembangunan Sapras Desa Masih Belum Disalurkan

Kantor Pemdes Binong, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang (dok. KM)
Kantor Pemdes Binong, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Bantuan Desa (Bandes) merupakan anggaran yang bersumber dari pokok-pokok pikiran DPRD atau lebih “keren” nya disebut Dana Aspirasi DPRD, dan dialokasikan melalui APBD Kabupaten.

Salah satu desa yang menerima Bandes tersebut adalah Desa Binong, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, dengan total bantuan sebesar Rp300 juta untuk 5 kegiatan. Namun, satu kegiatan yaitu bangunan sarana dan prasarana desa dengan anggaran sebesar Rp150 juta belum juga dikerjakan.

Dalam Permendagri 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Bab IV bagian kedua tentang pelaksanaan pada Pasal 54 huruf 1, disebut bahwa penggunaan anggaran yang diterima dari pengajuan SPP, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 untuk kegiatan pengadaan barang/jasa secara swakelola tidak lebih dari 10 (sepuluh) hari kerja.

Sekdes Binong Iing Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan, Bandes berasal dari seorang “Pak Haji Nano” yang merupakan ayah dari Kepala Desa Binong, Dea. “Untuk bandesnya sendiri untuk mushola ada 3 titik dan per titiknya Rp50 juta dan satu untuk pembangunan sarana dan prasarana kantor Pemdes sebesar Rp150 juta, namun untuk penambahan ruang Pemdes sudah dikerjakan namun baru peletakan batu pertama saja, dikarenakan hitungan-hitungan dulu serta uangnya sudah cair 7 hari yang lalu,” terang Iing.

Advertisement

Sementara Kades Dea saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, menegaskan bahwa pihaknya sedang menghitung dan bahwa anggaran tersebut “tidak mungkin” tidak diterapkan.

Abi etang2an heula pa, kumargi ieu nyangkut kantor desa supados adem. Kanu d damel tiis kanu ningali, artos mah aya, moal mungkin d anggo ku abi dan moal mgkin tidak d terapkan Abi etang2ana kemis payun mulai na pa, Bandes mah Supados bismillah rengse sa periode abi kantor ka rehab (Saya hitung-hitungan dulu pak, karena ini menyangkut kantor desa, supaya adem yang kerjanya, adem yang melihatnya, uang ada tidak mungkin dipakai sama saya dan tidak mungkin tidak diterapkan sama saya. Saya hitung-hitungannya hari Kamis depan mulainya pak, bandesnya.
Supaya bismillah selesai dalam periode saya rehab kantor ini),” katanya.

Reporter: Sunardi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*