Razia Masker di Pertigaan Cilangkap Parungpanjang, Pelanggar Disuruh Ucapkan Pancasila

Jajaran Desa Lumpang dibantu oleh Karang Taruna, TNI, Polisi, Satpol PP, Pokdar Parungpanjang gelar razia masker di pertigaan Cilangkap, hari Rabu pagi 17 September 2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Jajaran Desa Lumpang dibantu oleh Karang Taruna, TNI, Polisi, Satpol PP, Pokdar Parungpanjang gelar razia masker di pertigaan Cilangkap, hari Rabu pagi 17 September 2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Berawal dari surat yang diterbitkan oleh Kantor Camat Parungpanjang mengenai jadwal kegiatan pengamanan PSBB Covid-19 untuk 11 desa di Kecamatan Parungpanjang dimulai dari hari Senin 14 September-29 September 2020, Desa Lumpang mendapatkan giliran untuk melaksanakan razia masker tersebut bersama dengan Muspika Paringpanjang, Pokdar Parungpanjang, Satpol PP Parungpanjang, TNI dan Polisi di pertigaan Cilangkap Desa Lumpang, Rabu 16/9 kemarin.

Kepala Desa Lumpang Rodis Faisal yang biasa disapa Caning mengungkapkan bahwa masyarakat, khususnya di Desa Lumpang, harus menerapkan protokol kesehatan dan tidak lupa 3M: Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak

Caning pun menembahkan bahwa dalam razia masker ini para pelanggar hanya diberikan sanksi sosial dengan melafalkan Pancasila.

“Razia masker ini sangat aman dan terkendali, karena sanksi yang diberikan kepada masyarakat yang melanggar adalah sanksi sosial aja, seperti dicatat, dan sanksi sosialnya untuk menghafal falasafah Negara Republik Indonesia seperti Pancasila,” ujar Caning.

Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Desa Lumpang Mukron Sukroni mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker bila keluar rumah untuk memutus mata rantai pandemi virus covid-19.

Advertisement

“Penertiban pengguna jalan dalam menggunakan masker , di pertigaan Cilangkap Jalan Raya Sudamanik, tetap gunakan masker bila keluar rumah demi memutus mata rantai covid-19 dan menghindari debu di Parungpanjang” imbaunya.

Sementara itu, Kanit Satpol PP Parungpanjang, Dadang Kosasih menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat untuk ikut terlibat mengendalikan dan menurunkan tingkat penyebaran covid-19 di Kecamatan Parungpanjang.

“Tujuan operasi ini adalah dalam rangka penyadaran bagi masyarakat untuk ikut terlibat aktif mengendalikan dan menurunkan tingkat penyebaran covid-19 yang mana di daerah Parungpanjang makin hari makin meningkat, yang dahulu di jalur hijau sekrang udah ada di jalur merah,” tegas Dadang.

“Saya mengimbau kepada masyarakat khususnya di Parungpanjang agar selalu menjaga kesehatan dan menghindari tempat-tempat keramaian yang kemungkinan menjadi tempat penyebaran virus dan membiasakan diri untuk melakukan 3M,” tambahnya.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*