Bareskrim Endus Tindak Kriminal di Balik Kebakaran Hebat di Gedung Kejagung

Jumpa Pers Kasus Kebakaran Kejagung di Gedung Bareskrim Polri Jakarta Selatan Kamis Siang (17/09/2020) (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Jumpa Pers Kasus Kebakaran Kejagung di Gedung Bareskrim Polri Jakarta Selatan Kamis Siang (17/09/2020) (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

JAKARTA (KM) – Bareskrim Polri menyimpulkan bahwa kebakaran yang melalap sebagian gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) mengandung unsur pidana. Sebab itu, penyidik resmi meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, ditemukannya dugaan peristiwa pidana itu setelah adanya temuan dari rangkaian olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Puslabfor Bareskrim Polri dengan menggunakan instrumen gas chromatography-mass spectrometer (GC-MS).

“Oleh karena itu hari ini kami melaksanakan gelar bersama Jampidum, Jamwas dan Jambin dan sepakat untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan untuk memudahkan pemeriksaan dan penyidikan berikutnya,” kata Listyo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis 17/9.

Selain olah TKP, dugaan peristiwa pidana itu juga didapati setelah penyidik melakukan pemeriksaan kepada 131 saksi yang saat ini sudah dilakukan pemeriksaan. Tak hanya itu, Bareskrim juga meminta keterangan ahli pidana dan ahli kebakaran. 

Advertisement

“Pemeriksaan yang dilakukan terhadap 131 saksi dengan menggunakan alat poligraf/uji kebohongan, ahli kebakaran (untuk periksa asal api dengan teori segitiga api) dan ahli pidana, maka penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana,” ujar Listyo. 

Pada kesempatan yang sama, Jampidum Kejagung, Fadil Zumhana mendukung pihak Bareskrim Polri mengusut tuntas peristiwa kebakaran yang terjadi di markas Korps Adhyaksa tersebut. 

“Pada prinsipnya pimpinan Kejagung dukung penuh pengungkapan kebakaran ini kami lakukan sama- sejak awal terbentuknya posko bersama, kami berusaha sungguh-sungguh untuk ungkap peristiwa ini sehingga kami sepakat untuk lebih detail untuk ungkap peristiwa pidana ini ke penyidikan, penyidikan untuk menemukan tersangka dan bukti terkait pidana,” ujar Fadil.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*