Polres Pasbar Ringkus 4 Pengedar Ganja, Amankan Belasan Paket Besar

(dok. KM)
(dok. KM)

PASAMAN BARAT, SUMBAR (KM) – Jajaran Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat, membekuk empat orang yang diduga pengedar narkotika golongan I jenis ganja di dua lokasi yang berbeda. Penangkapan itu diungkap oleh Kapolres Pasbar Sugeng Hariyadi melalui Kasubag Humas Polres Pasaman Barat, AKP Defrizal, kepada pers yang tergabung di Perkumpulan Jurnalis Online (AJO) Pasaman Barat, Sabtu 19/9 di Simpang Empat.

Menurut Defrizal, pelaku berhasil diringkus oleh anggota Tim Sat Resnarkoba Polres Pasbar berdasarkan adanya informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika jenis ganja di daerah Talu.

Dari hasil informasi tersebut selanjutnya anggota Tim Sat Resnarkoba Polres Pasaman Barat melakukan penyelidikan pada hari Jumat tanggal 18 September 2020 sekitar pukul 22.30 WIB di jalan umum Simpang Empat Talu, Jorong Merdeka, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasbar, dan tim berhasil mengamankan dua orang pelaku masing-masing AS (22) dan SM (25).

Dari tangan kedua tersangka, aparat menyita 3 paket besar ganja kering dan 1 unit sepeda motor Yamaha Fino No Pol BA 4677 SN warna silver kombinasi oranye, serta 1 unit handphone merek Vivo warna biru.

Selanjutnya berdasarkan interogasi dan pengembangan, keduanya mengaku bahwa barang haram tersebut mereka peroleh dari FB yang beralamat di Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Pasbar.

Menurut AKP Defrizal, berdasarkan pengakuan kedua tersangka tersebut, selanjutnya tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Iptu Eriyanto hari itu juga segera bergerak menuju Nagari Ujung Gading dengan membawa tersangka AS.

Sesampai di lokasi kebun kelapa sawit di Tareh Jorong Koto Sawah, Nagari Ujung Gading, pada dini hari tim langsung melakukan pengepungan terhadap rumah FB (40). Beberapa saat kemudian petugas masuk ke rumah FB dan menemukannya sedang tertidur, dan langsung membangunkannya dan menanyakan dimana ia menyimpan ganja yang lainnya.

Advertisement

FB akhirnya tak berkutik dan mengaku bahwa ia menyimpan ganja di dalam kebun kelapa sawit dekat pondoknya.

Tim segera meminta tersangka FB agar menunjukkan lokasi tempat penyimpanan ganja tersebut, setelah berjalan dengan jarak lebih kurang 200 meter dari rumah tersangka, akhirnya di bawah semak-semak ditemukan bungkusan di dalam karung plastik yang berisi ganja sebanyak 13 paket besar.

Masih di lokasi kebun sawit berjarak sekitar 20 meter dari penemuan 13 paket besar ganja tersebut ternyata ada pondok kebun dan di dalam pondok tersebut ditemukan 1 tersangka lagi Y (36) yang mengaku sebagai pemilik kebun sawit tersebut. Selanjutnya Y dibawa ke lokasi penemuan ganja dan dipertemukan dengan tersangka FB. Berdasarkan interogasi yang dilakukan oleh petugas, akhirnya FB mengakui bahwa Y berperan sebagai penjaga 13 paket ganja yang ditemukan tersebut.

Berdasarkan pengembangan kasus dan pengakuan para tersangka akhirnya terungkap 3 paket besar yang disita dari tersangka AS dan SM di Talu merupakan satu kesatuan jaringan dari narkotika jenis ganja yang disita dari tersangka FB dan Y pagi itu di Kecamatan Lembah Melintang.

Menurut pengakuan FB dan Y, ganja tersebut mereka peroleh dengan membeli dari daerah Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Setelah diamankan, para tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) Undang-undang No. 35 tahun 2009. Saat ini keempat terduga pelaku sudah diamankan di Mako Polres Pasaman Barat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Reporter: Zoelnasti
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*