Muncul Dugaan Kejari Kota Bogor Terima Jatah dari Kontraktor untuk Proyek DAU, Kasi Intel: “Astaghfirullah, Fitnah”

Kejaksaan negeri Kota Bogor (KM STOCK)
Kejaksaan negeri Kota Bogor (KM STOCK)

BOGOR (KM) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor dituding meminta setoran dari para kontraktor/pihak ketiga yang akan menjalankan proyek dari anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) ke-2 yang dilaksanakan di tingkat kelurahan di Kota Bogor, dengan jatah yang ditentukan dari pungutan oleh “satgas KADIN” sebesar 30% dari nilai pekerjaan.

Menurut narasumber yang enggan diungkap identitasnya, yang merupakan pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi, untuk masuk dalam proyek pekerjaan dari anggaran DAU di kelurahan di Kota Bogor, permintaan fee sebesar 30% dari nilai proyek sudah ditentukan agar mendapatkan pekerjaan tersebut.

“Dari nilai proyek kami sudah diminta sebesar 30% dari nilai proyek, yang diminta para oknum Satgas KADIN, untuk Kejari Kota Bogor 15% dan 15% lagi untuk koordinasi,” ungkap sumber itu kepada KM, Rabu 30/9.

Adapun biaya “koordinasi” tersebut dikatakan untuk menekan para camat agar menyerahkan pelaksanaan proyek kepada kontraktor yang ditentukan tersebut.

“Adanya koordinasi menekan kepada para camat di Kota Bogor, agar para pihak ketiga atau kontraktor yang melaksanakan pekerjaan, yang sudah ditentukan oleh pihak Kejari Kota Bogor,” tambah sumber.

Sumber KM mengaku bahwa perusahaannya sudah memenangkan lelang proyek DAU, namun batal lantaran diminta fee yang besar itu. “Perusahaan saya juga sebagai korban, dimana sudah mendapatkan pekerjaan DAU di salah satu kelurahan, namun harus batal karena harus menyetor dulu sebesar 30% dari nilai pekerjaan,” jelasnya.

Advertisement

“Ya setoran itu diminta oknum yang mengaku Satgas Kadin, dengan alasan setoran tersebut untuk Kejari Kota Bogor,” terangnya.

“Hal seperti ini harus menjadi perhatian semua pihak, terutama Pemkot Bogor, bagaimana suatu hasil pekerjaan yang notabene untuk kepentingan masyarakat menjadi hasil yang baik, jika anggaran saja sudah terpotong untuk kepentingan yang tidak jelas,” katanya.

“Para kontraktor juga terpaksa memberikan setoran tersebut demi mendapatkan pekerjaan, maka spesifikasi, kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dikorbankan,” tutup sumber.

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor Cakra Yudha Hadi Wibowo kaget mendengar informasi perihal adanya tudingan setoran 30% ke pihak Kejari itu untuk pekerjaan dengan anggaran DAU di kelurahan.

“Astagfirullah,” jawab Cakra melalui pesan WhatsApp.

Ia pun menambahnya dengan mengutip ayat dari Alquran [salinan langsung dari percakapan]:

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلشَّهْرِ ٱلْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ ۖ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ ۖ وَصَدٌّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَكُفْرٌۢ بِهِۦ وَٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ وَإِخْرَاجُ أَهْلِهِۦ مِنْهُ أَكْبَرُ عِندَ ٱللَّهِ ۚ وَٱلْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ ٱلْقَتْلِ ۗ وَلَا يَزَالُونَ يُقَٰتِلُونَكُمْ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمْ عَن دِينِكُمْ إِنِ ٱسْتَطَٰعُوا۟ ۚ وَمَن يَرْتَدِدْ مِنكُمْ عَن دِينِهِۦ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُو۟لَٰٓئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَٰلُهُمْ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

………. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh…….. Albaqarah ayat 217,” tutup Cakra.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*