Pantau Situasi di Bogor, Wakapolda Jabar: “Masih Banyak Masyarakat yang Abaikan Protokol Kesehatan”

Wakapolda Jabar bersama Kapolresta Bogor Kota saat sidak di Kota Bogor, 30/9/2020 (dok. KM)
Wakapolda Jabar bersama Kapolresta Bogor Kota saat sidak di Kota Bogor, 30/9/2020 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Eddi Sumitro didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser melakukan sidak terhadap kegiatan personil Polresta Bogor Kota yang menyokong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam melaksanakan operasi yustisi covid-19 di Kota Bogor, diawali dengan kunjungan ke markas Gugus Tugas Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jl. Pajajaran, Rabu 30/9.

Hal tersebut dilakukan setelah adanya laporan Gubernur Jawa Barat yang mengungkapkan beberapa titik kota dan kabupaten terindikasi ada peningkatan penyebaran covid-19. Kapolda bertindak cepat dengan menunjuk Wakapolda untuk memantau perkembangan situasi dan kondisi di Kota Bogor yang berkaitan dengan terjadinya peningkatan kasus covid-19.

Wakapolda Jabar memantau langsung kegiatan pemeriksaan terhadap kelengkapan maupun kesiapan personil. Ada 4 titik, di antaranya di Pasar Bogor yang berdekatan dengan operasi yustisi gabungan yang mana sasarannya adalah para pengguna jalan atau masyarakat yang keluar masuk pasar untuk menggunakan masker (razia masker).

Eddi juga menyaksikan langsung pemberian sanksi oleh Pol PP kepada sejumlah orang yang kedapatan melanggar aturan protokol kesehatan diantaranya sanksi sosial, sanksi administrasi, maupun sanksi denda.

Advertisement

Selain itu, rombongan melanjutkan pemantauan secara mobile menyusuri sepanjang Jalan Suryakencana-Sukasari, jalan yang mana dalam pantauannya masih kedapatan banyak masyarakat yang menjalani aktivitasnya tidak menggunakan masker. Selajutnya Eddi masuk ke pusat bisnis di Sukasari untuk memantau disiplin warga dalam menjalankan protokol kesehatan selama menjalankan aktivitas bisnisnya.

Kepada awak media, Eddi Sumitro menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya kesehatan, jadi protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah belum sepenuhnya dipatuhi.

“Kita meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memakai masker karena kalau kita lihat dari WHO itu, kalau kita memakai masker 70% mengurangi penyebaran covid, jadi kalau kita sudah disiplin memakai masker penyebaran covid itu semakin berkurang,” ungkapnya.

“Kita baik TNI POLRI serta pemerintah sudah melakukan sosialisasi bahaya covid-19, kita juga sudah melakukan teguran-teguran, bahkan sekarang ada sanksi, baik sanksi sosial maupun administrasi. Hal tersebut tentunya agar masyarakat sadar dan patuh untuk mentaati protokoler kesehatan yang diterapkan pemerintah,” pungkasnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*