BPN Kota Bogor Diminta Jelaskan Langsung Kendala yang Sebabkan PTSL Nyangkut 2 Tahun Bagi Warga Bondongan

Warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, di kantor Kelurahan Bondongan, Kamis 3/9/2020 (dok. KM)
Warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, di kantor Kelurahan Bondongan, Kamis 3/9/2020 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Terkait sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) bagi puluhan warga Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, yang tidak kunjung selesai hingga 2 tahun lamanya, Lurah Bondongan Doni mengatakan bahwa ada kendala yang menurut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor berkaitan dengan masalah Sertifikat eks HGB (Hak Guna Bangunan).

“Sejak awal saya menjabat Lurah Bondongan, sudah ada permasalahan ini. Semenjak Januari pihak Kelurahan juga sudah berupaya untuk berkoordinasi ke BPN Kota Bogor, namun berjalan waktu ada permasalahan pandemi covid-19, jadi agak terganggu koordinasinya,” ungkap Doni.

“Ya bulan Agustus kemarin koordinasi dengan BPN, beberapa RW langsung diundang ke BPN terkait masalah PTSL yang belum juga terbit sertifikatnya. Maka dari itu kamipun ingin pihak BPN yang menyampaikan secara langsung permasalahannya,” tambah Doni.

Advertisement

Ditanya soal adanya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap biaya program PTSL, Doni memperingatkan agar jangan sampai ada hal tersebut. “Saya tekankan kepada semua pihak-pihak baik itu dari Kelurahan yang terlibat pengurusan, jangan sampai ada perihal apapun di luar pungutan resmi,” katanya.

“Ya program ini bersifat partisipatif, jadi jangan sampai ada hal apapun terkait biaya, harus sesuai pungutan resmi,” pungkas Doni.

Reporter: Rajiv
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*