Dampak Covid-19, APBD Perubahan 2020 di Pasaman Barat Banyak Alami Koreksi dan Pengurangan

Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD-Perubahan tahun 2020 pada Sidang Paripurna di Aula Irama Gedung DPRD, Senin 24/8/2020 (dok. KM)
Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD-Perubahan tahun 2020 pada Sidang Paripurna di Aula Irama Gedung DPRD, Senin 24/8/2020 (dok. KM)

PASAMAN BARAT, SUMBAR (KM) – DPRD Pasaman Barat (Pasbar) menyetujui dan menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD-Perubahan tahun 2020 pada Sidang Paripurna di Aula Irama Gedung DPRD, Senin 24/8.

Sidang tersebut dihadiri oleh 38 dari 40 anggota DPRD Pasbar beserta Forkopimda Pasbar, Sekretaris Daerah Yudesri, Plt Sekretaris Dewan Mayuslinar dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Pasbar serta undangan lain.

Penandatanganan kesepakatan KUA-PPAS APBD-P tahun 2020 ini ditandatangani bersama oleh Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni, Wakil Ketua DPRD, Endra Yama Putra dan Daliyus K juga oleh Bupati Pasbar Yulianto.

Dikatakan oleh Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni setelah pemerintah menyampaikan rancangan KUA-PPAS APBD-P tahun 2020 ini selanjutnya, tim anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama badan anggaran (Banggar) DPRD akan membahasnya secara komprehensif.

Advertisement

“Setelah melalui pembahasan bersama antara tim anggaran Pemda dengan Badan Anggaran DPRD, kita akan koreksi dan kawal secara mendalam ” katanya.

Selain akan dikaji terhadap arah kebijakan serta kerangka anggaran dalam rancangan KUA-PPAS Perubahan tahun anggaran 2020 ini, DPRD tetap melakukan evaluasi secara mendalam, baik dari sisi pendapatan maupun belanja.

“Hal ini juga sudah diselaraskan dengan isu dan tema pembangunan kabupaten terutama dalam memenuhi amanat Peraturan Pemerintah terkait anggaran pandemi covid-19,” jelasnya.

Parizal mengungkapkan, anggaran perubahan tahun 2020 ini, baik dari sisi pendapatan maupun belanja, banyak mengalami koreksi dan pengurangan akibat pandemi covid-19.

“Namun demikian kita tetap berharap pengurangan ini tidak menyurutkan tekad kita untuk dapat bersama-sama bekerja membangun Kabupaten Pasaman Barat yang kita cintai,” ujarnya.

Reporter: Zoelnasti
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*