Pekerjaan Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Sebabkan Rumah Warga Alami Retak-retak

Lokasi proyek double track di Cijeruk, Bogor (dok. KM)
Lokasi proyek double track di Cijeruk, Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pekerjaan proyek double track rel kereta Bogor-Sukabumi PT. Dwi Farita Fajar Kharisma yang berlokasi di kilometer 10:800, Kampung Parasan, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga setempat lantaran terjadi getaran alat berat di proyek tersebut yang menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan dan retak-retak dinding rumahnya.

Jujun, salah satu warga RT 02 RW 05 Parasan Cibalung yang rumahnya mengalami kerusakan, kepada Kupas Merdeka, Minggu 24/8 menyatakan menuntut pertanggung jawaban kepada pihak perusahaan.

“Kami meminta kepada PT. Dewi Parita Fajar Kharisma yang memenangkan tender proyek double track bertanggung jawab atas dampak getaran yang menyebabkan rumah kami retak-retak, karena dari mulai pekerjaan tidak pernah ada musyawarah dan ijin kepada warga, dan kami sebagai warga masarakat merasa dirugikan,” ungkap Jujun.

Advertisement

Jujun menambahkan, pihak warga telah menyampaikan imbauan dengan mendatangi pihak PT dan mengajukan keluhan rusaknya rumah, namun hingga saat ini, imbauan dan keluhan tersebut tidak digubris.

Di lokasi berbeda, Saepul Rahman selaku Sekdes Cibalung saat dikonfirmasi KM via seluler menanggapi bahwa dirinya akan memanggil pihak PT untuk meminta pertanggung jawaban atas adanya dampak proyek tersebut.

Dari pantauan di lapangan, tampak rumah Jujun yang mengalami retak-retak pada bagian dinding pinggiran dan kamar depan karena posisi bangunan rumah berada di tebingan jalan.

Hingga berita ini ditayangkan, pengerjaan proyek tersebut masih terus berlanjut tanpa menghiraukan kondisi rumah warga tersebut.

Reporter: dudin bustomi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*