BTS di Mustika Jaya ini Berdiri 8 Bulan tanpa IMB

Tower BTS tak berizin yang berlokasi di Kampung Ciketing Rawamulya RT.003/002, Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi (dok. KM)
Tower BTS tak berizin yang berlokasi di Kampung Ciketing Rawamulya RT.003/002, Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi (dok. KM)

BEKASI (KM) – Bangunan ilegal yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kian marak di Kota Bekasi. Bangunan-bangunan perkantoran, tempat tinggal, hingga gedung dan rumah toko (ruko) sering ditemukan sudah berdiri namun belum mengantongi IMB.

Kali ini, bangunan tower Base Transceiver Station (BTS) dengan ketinggian 30m. Menara telekomunikasi yang dibangun oleh PT. Inti Bangunan Sejahtera Tbk yang berlokasi di Kampung Ciketing, Rawamulya RT 003/002, Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, ini sudah berdiri sejak 8 bulan yang lalu, namun hingga kini diduga belum juga memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Waktu dihubungi kupasmerdeka.com, pihak PT. Inti Bangunan Sejahtera mengaku bahwa perizinan untuk tower tersebut “masih dalam proses”.

“Kalau untuk perizinan memang sedang dalam proses, itu kita serahkan ke pihak rekanan kita kontraktor untuk bagian pengurusan izin,” terang Freddy dari pihak perusahaan.

Advertisement

“Cuma kalau surat rekom yang kita miliki baru rekom KRK, Damkar dan SPPL, ya untuk lebih jelasnya coba tanyakan ke Pemda atau ke DPMPTSP,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pengawas Bangunan Wilayah II di Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Kusnadi, saat dimintai keterangan terkait keberadaan BTS tersebut mengaku tidak mengetahui.

“Saya belum pernah tahu kalau ada bangunan tower di wilayah Mustika Jaya. Cuma nanti coba saya cek ke lapangan ya,” katanya.

Kasi Penataan Bangunan Distaru Kota Bekasi Engkos Koswara ketika ditanya tentang berkas tower PT Inti Bangunan Sejahtera juga hanya menjawab singkat.

“Saya cek dulu,” katanya.

Reporter: Den
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*