Bendungan Rancakandong Diabaikan Pemkab Subang 20 Tahun, Warga 5 Desa Perbaiki dengan Alat Seadanya

Masyarakat bergotong royong memperbaiki bendungan irigasi yang jebol, Sabtu 29/8/2020 (dok. KM)
Masyarakat bergotong royong memperbaiki bendungan irigasi yang jebol, Sabtu 29/8/2020 (dok. KM)

SUBANG (KM) – Masyarakat dari lima desa di Kecamatan Pagaden dan Kecamatan Pagaden Barat bergotong royong memperbaiki Bendungan Rancakandong yang jebol, dengan alat seadanya.

Bendungan yang berlokasi di wilayah Desa Jabong, Kecamatan Pagaden tersebut diperkirakan sudah berusia 20 tahunan. Selama ini belum ada perbaikan, padahal fungsi bendung tersebut untuk mengairi lima desa, yakni Desa Jabong, Desa Gunungsari, Desa Gunungsembung, Desa Sumurgintung dan Desa Pangsor.

“Kami atas nama masyarakat berharap Bendungan Rancakandong segera mendapatkan perhatian pemerintah dengan dinas-dinas terkaitnya. Kami minta pemerintah Kabupaten Subang dan dinas terkait agar cepat dan tanggap untuk memperbaiki bendungan, agar aktivitas petani dapat berjalan dengan baik dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” terang Mitra Cai Desa Sumurgiy, Endim, kepada awak media, Sabtu 29/8.

Advertisement

Sebelumnya, masyarakat pernah mengajukan beberapa kali kepada pemerintah, tapi sampai saat ini tidak ada realisasi.

“Sebagai masyarakat sangat berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan untuk menangani permasalahan Bendungan Rancakandong,” tegasnya lagi.

Sementara itu Kepala Desa Gunungsembung, Agus, mengatakan bahwa kebutuhan Bendungan Rancakandong ini untuk mengairi balong dan sawah yang di wilayah di lima desa.

“Maka kamipun berharap untuk segera diperhatikan, karena masyarakat sangat tergantung dengan aliran dari bendungan tersebut,” pungkas Agus.

Reporter: udin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*