10 Dokter Terkonfirmasi Positif Covid-19, IGD dan Poliklinik RSUD Pasbar Sementara Ditutup

Gerbang RSUD Pasaman Barat
Gerbang RSUD Pasaman Barat

PASAMAN BARAT, SUMBAR (KM) – Setelah tes swab yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat dan dilaksanakan oleh laboratorium Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand) Padang beberapa waktu lalu, ditemukan 11 orang terkonfirmasi positif covid-19, 10 di antaranya dokter yang praktek di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasbar dan Puskesmas Sukamenanti. Menyusul temuan tersebut, Pemkab Pasbar menutup sementara layanan poli dan IGD di RSUD Pasbar.

Hal itu diterangkan oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, dalam jumpa pers yang digelar di Media Center Gugas Covid-19 Pasbar, Sabtu 29/8 kemarin.

Yulianto berpesan kepada seluruh masyarakat Pasbar yang merasa pernah melakukan kontak dengan pasien konfirmasi positif, agar dapat melaporkan dirinya kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Puskesmas terdekat untuk mengikuti proses swab lanjutan.

Menurut Bupati, 11 orang yang ditemukan positif covid-19 itu berinisial DAU, AP, RF, ESS, MR, WMS, WRM, AA, NA, SPR, dan HM. Sepuluh di antaranya adalah dokter pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pasbar dan Puskesmas Sukamenanti serta 1 orang warga asal Aek Nabirong.

Advertisement

“Warga Aek Nabirong tersebut saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit BMC Padang, dan sepuluh orang lainnya sedang melakukan isolasi di RSUD Pasbar,” terangnya.

Dikatakan oleh Yulianto, yang didampingi oleh Forkopimda Pasbar dan Jubir Gugus Tugas dr. Gina Alecia, dalam menyikapi dan mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Pasbar melakukan langkah-langkah dengan mengeluarkan beberapa kebijakan seperti melakukan proses tracing dan testing terhadap warga yang kontak langsung dengan pasien positif covid-19 tersebut, juga kepada seluruh karyawan RSUD Pasbar dan karyawan Puskesmas Sukamenanti untuk melakukan tes swab.

“Menutup sementara pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Poliklinik RSUD Pasbar, serta menutup sementara pelayanan pada Puskesmas Sukamenanti, juga akan melakukan proses penyemprotan disinfektan oleh BPBD dan PMI Pasbar termasuk melakukan proses percepatan persiapan Gedung Diklat Talu sebagai tempat isolasi mandiri Kabupaten Pasaman Barat,” jelas Yulianto.

Di akhir acara, Bupati berharap kepada seluruh masyarakat Pasbar agar tetap tenang dan selalu mematuhi protokoler penanganan penyebaran covid-19 dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan selalu memakai masker.

Reporter: Zoelnasti
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*