Warga Keluhkan Pungli di Wisata Curug Ciputri

Pintu masuk area wisata Curug Ciputri, Desa Tapos, Tenjolaya (dok. KM)
Pintu masuk area wisata Curug Ciputri, Desa Tapos, Tenjolaya (dok. KM)

BOGOR (KM) РWarga melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) di wisata air terjun Curug Ciputri yang terletak di Desa Tapos, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Narasumber yang tidak berkenan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa dugaan pungli dilakukan oleh oknum di area lahan parkir wisata Curug Ciputri.

“Area parkir dijadikan lahan pungli oleh oknum-oknum tertentu. Seharusnya pungutan parkir tersebut harus ada izin dari Desa,” ungkap narasumber kepada kupasmerdeka.com, Selasa 21/7.

“Ya kalaupun sudah ada izin, harus ada Peraturan Desa (PERDES),” tambah narasumber itu.

Ia juga mengatakan bawha pihak Desa meminta kepada pengelola koperasi di area tersebut sebanyak 50% dari pendapatan dari Wisata Curug Ciputri.

“Pihak Desa meminta 50% kepada pengelola koperasi diwilayah tersebut, namun pengelola koperasi hanya memberikan 30%,” kata narasumber.

“Pengelola koperasi merasa keberatan lantaran pihak Desa meminta pendapatan yang begitu besar, sementara pengelola koperasi sangat bekerja keras dalam pengelolaan,” tutupnya.

Sementara itu Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengatakan belum ada PERDES terkait pengelolaan Curug Ciputri karena belum diserahkan ke pihak Desa.

“Saya tidak mengetahui adanya oknum yang berbuat pungli di area parkir wisata Curug Putri, coba tanyakan saja ke pihak Desa,” ujar Mahmud, anggota BPD Tapos.

Di sisi lain, kupasmerdeka.com pun mencoba mengkorfimasi ke pihak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Tapos 1, namun pihak LPM enggan memberi keterangan. “Langsung tanyakan saja ke Desa, saya tidak tahu bahwa ada pungli di area wisata tersebut,” ucap anggota LPM, Babay.

Reporter: Rajiv
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*