Ratusan Orang Tua Siswa SMPN 2 Pagaden Pertanyakan Uang Iuran Ujian dan Uang Perpisahan

Gedung SMPN 2 Pagaden, Subang (dok. KM)
Gedung SMPN 2 Pagaden, Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Sekitar 300 orang tua siswa kelas IX SMPN 2 Pagaden, Kabupaten Subang, mempertanyakan uang iuran untuk biaya ujian dan perpisahan senilai Rp650.000 per siswa yang dipungut oleh pihak sekolah, sedangkan kedua acara tersebut tidak dilaksanakan.

“Saya selaku orang tua mempertanyakan dan juga menginginkan dikembalikan lagi uang Rp650.000 untuk biaya ujian dan perpisahan sekolah, sehubungan tidak ada pelaksanaan ujian ataupun kegiatan perpisahan,” ungkap salah satu orang tua siswa berinisial SN kepada KM Kamis lalu 9/9.

“Lebih jauhnya, kami sudah sering membahas dengan para orang tua siswa yang lain, merencanakan untuk datang ke sekolah, mempertanyakan uang kami, yang dianggap pihak sekolah tidak menggunakannya untuk kegiatan anak-anak kami,” tuturnya.

Sementara itu, Junaedi Kadarulah selaku Wakasek bidang humas di SMPN 2 Pagaden membenarkan adanya iuran senilai Rp650.000 dari siswa kelas tiga.

“Benar pihak sekolah telah memungut iuran dari siswa senilai Rp650.000 per siswa dari sekitar 300 siswa […] Uang tersebut sudah disepakakati dalam berita acara sekitar 22 Januari 2020,” jelas Junaedi.

Advertisement

“Kesepakatan tersebut dalam rapat orang tua dan komite sekolah, dengan dua item kegiatan Rp350.000 untuk kegiatan belajar tambahan (pengayaan) dan Rp300.000 untuk kegiatan perpisahan,” ungkapnya.

Lanjut Junaedi, berdasarkan rapat komite dan sekolah, sejumlah uang tersebut akan dikembalikan pada minggu pertama bulan Agustus depan, namun untuk tanggalnya belum bisa dipastikan.

“Adapun yang akan dikembalikan hanya Rp300.000 untuk dana perpisahan, karena uang pengayaan yang Rp350.000 sudah di laksanakan meskipun tahun ini tidak ada ujian,” jelasnya.

Klaim itu dibenarkan oleh anggota Komite Sekolah, Asep, yang dihubungi KM melalui pesan singkat pada Jumat 10/7 lalu. “Untuk uang perpisahan akan dikembalikan di bulan Agustus minggu pertama, diambil sama orang tua siswa,” katanya.

Reporter: Lily Sumarli, Udin Samsudin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*