KOMPAK Tanjungbalai Minta Wali Kota Bertindak tegas Terhadap Banyaknya Pelanggaran Protokol Kesehatan di Kantor Disdukcapil

Ketua KOMPAK Tanjungbalai, Ramadhan Batubara (dok. KM)
Ketua KOMPAK Tanjungbalai, Ramadhan Batubara (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Ketua Komite Mahasiswa Pemuda Peduli Kota (KOMPAK) Tanjungbalai, Ramadhan Batubara, meminta Wali Kota Tanjungbalai agar mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungbalai menyusul pemberitaan bahwa petugas kantor dinas tersebut tidak mematuhi protokol pencegahan penyebaran covid-19 saat melayani masyarakat, seperti mengenakan masker dan menyediakan tempat cuci tangan.

“Selaku komponen kontrol sosial, kami menilai bahwa kejadian beberapa petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tidak menggunakan masker, seharusnya dapat diantisipasi oleh kepala Disdukcapil dengan melakukan pengawasan dalam menciptakan ruang lingkup kerja sesuai aturan protokoler pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19,” ungkap Ramadhan kepada awak media Sabtu sore 11/7 di kediamannya.

“Kita sangat heran dengan sikap para petugas Disdukcapil yang tidak menaati protokol kesehatan, padahal mereka bekerja dalam pantauan CCTV dan ditambah lagi bahwa Disdukcapil merupakan kantor yang paling banyak dikunjungi masyarakat dalam mengurus identitas diri seperti KK, KTP, Akta Kelahiran, surat pindah dan sebagainya.”

“Semenjak Keputusan Presiden melalui Keppres 12 Tahun 2020 mengenai Penetapan Bencana Nonalam penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional pada 13 April 2020, laju perkembangan wabah covid-19 belum dapat dihentikan dan sampai saat ini belum ditemukan formula vaksin untuk virus tersebut,” lanjutnya.

Advertisement

“Kami menduga ada kelalaian Kadisdukcapil yang tidak dapat menerapkan penggunaan masker bagi para petugas secara menyeluruh pada jam-jam penting kerja. Sementara para Petugas Disdukcapil selalu berinteraksi dengan puluhan masyarakat silih berganti di ruangan kantor. Apapun alasannya hal ini sudah melanggar aturan protokoler kesehatan dan tidak sesuai dengan misi pemerintah Kota Tanjungbalai,” tegasnya.

“Kami meminta Wali Kota Tanjungbalai Bapak M. Syahrial, SH MH dapat segera menyikapi dugaan kelalaian Kepala Disdukcapil dan memanggil petugas yang berani tidak menggunakan masker saat pandemi covid-19 masih berstatus Bencana Nasional Nonalam di Indonesia,” tambahnya.

“Jika terbukti ada unsur kesengajaan tidak menggunakan Masker bagi petugas Disdukcapil Kota Tanjungbalai, maka kami Komite Mahasiswa Pemuda Peduli Kota (KOMPAK) Tanjungbalai meminta Wali Kota dapat memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan surat peringatan bagi Kepala Disdukcapil agar dapat berbenah terkait fungsi maupun tugasnya selaku pimpinan,” pungkasnya.

Reporter: Gus
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*