Pengelola PAUD di Subang Keluhkan Dana BOP Disunat oleh PC Kecamatan 5%

Kantor Disdikbud Subang (dok. KM)
Kantor Disdikbud Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Beberapa Pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Subang, Jawa Barat mengeluhkan bahwa dana Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) tahun 2020 “disunat” oleh Pengurus Cabang (PC) Kecamatan sebesar 5%.

Dari informasi yang dihimpun, ada 1.081 lembaga PAUD di Kabupaten Subang yang mendapat bantuan dana dari pemerintah pusat. Bantuan itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukkan bagi anak dengan besaran Rp600.000 per anak dalam setahun.

Hal tersebut dibenarkan oleh narasumber KM yang meminta agar identitasnya dirahasiakan bahwa lembaganya juga mendapatkan bantuan (BOP PAUD), dan diminta Pengurus Cabang sebanyak 5% dari jumlah dana yang diterima.

“Katanya uang itu diantaranya untuk disetorkan ke Kabupten. Memang permintaan PC tidak sebesar tahun lalu, tahun sekarang hanya 5% saja,” ujanya.

Kabid PAUD dan Dikmas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang melalui Kasi PAUD, Toto, mengaku bahwa pihaknya tidak pernah mengkondisikan permintaan uang 5% kepada setiap Pengurus Cabang Kecamatan.

Menurut Toto, di setiap pertemuan dengan lembaga PAUD seringkali memperingatkan kepada PC untuk tidak melakukan pungutan apapun. Bahkan, lanjut Toto, ia siap dan sanggup memberikan arahan bila lembaga (PAUD) ada kendala tentang administrasi.

Advertisement

“Sampai sekarang masih banyak yang belum terealisasikan dana tersebut. Secara langsung Pengurus Cabang Kecamatan itu bukan bawahan saya, karena ada Pengurus Daerah Kabupaten,” terangnya.

Dikatakan Toto, BOP PAUD untuk lembaga di Kabupaten Subang sebanyak kurang lebih sebesar Rp22 milyar untuk 1.081 lembaga. Namun baru dicairkan tahap pertama sebesar 11 milyar. “Nanti yang 11 milyar lagi dicairkan pada tahap kedua,” katanya.

Hal yang sama dikatakan Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Subang, Ade Gojali. Pada saat dikonfirmasi, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memerintahkan kepada setiap PC Kecamatan untuk mengkondisikan dana kepada setiap lembaga.

“Di setiap pertemuan saya selalu memperingatkan kepada PC Kecamatan, jangan ada pengkondisian uang sekeccil apapun. Permasalahan ini jangan sampai terjadi lagi seperti tahun lalu,” ungkapnya, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu 15/6.

Reporter: Sunardi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*