Pemerkosa 305 Anak Tewas Bunuh Diri di Sel Tahanan, Tulang Lehernya Retak

WN Perancis Francois Abello Camille (65), tersangka pemerkosa 305 anak, di Polda Metro Jaya. (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
WN Perancis Francois Abello Camille (65), tersangka pemerkosa 305 anak, di Polda Metro Jaya. (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

JAKARTA (KM) – Polda Metro Jaya melaporkan bahwa warga negara Perancis yang disangka atas pemerkosaan terhadap sedikitnya 305 anak telah ditemukan tewas bunuh diri di dalam sel tahanan Polda Metro Jaya.

Saat ditemukan, pria bernama lengkap Francois Abello Camille (65) itu dalam kondisi leher terikat kabel.

“FAC ditemukan dalam kondisi leher terikat kabel, tapi tidak tergantung, dia memanfaatkan berat tubuhnya. Dia berupaya untuk melakukan percobaan bunuh diri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Senin sore kepada wartawan kupasmerdeka.com 15/7.

Yusri tidak menjelaskan kabel apa yang dipakai Francois untuk melilitkan lehernya, bahkan, dia meyakini kabel itu sudah cukup tinggi posisinya sehingga sulit digapai.

Sementara, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Umar Shahab mengatakan, tim dokter sudah berusaha untuk menyelamatkan nyawa Francois, tapi tidak juga tertolong.

“Diagnosa dari dokter yang merawat itu jelas dari hasil rontgen ada retakan pada tulang belakang di leher yang menyebabkan sumsumnya itu kena jerat. Sehingga, menyebabkan suplai oksigen ke otak dan organ-organ yang penting itu berkurang. Itu yang menyebabkannya (meninggal dunia),” ujar Umar.

Advertisement

Sebelumnya, Francois ditangkap di salah satu hotel di Jakarta Barat. Dia merupakan pelaku eksploitasi dan kekerasan pada anak.

Dalam aksi kriminalnya, Francois merayu anak-anak jalanan hingga remaja di mal. Mereka diiming-imingi menjadi model dengan bayaran Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta. Setelah korban setuju, mereka dibawa ke salah satu hotel yang sudah disiapkan.

Di sana mereka didandani lalu diminta foto telanjang. Setelah itu, korban disetubuhi.

Francois merekam perbuatannya itu dengan kamera tersembunyi. Dalam laptop yang disita, polisi mendapati ada 305 video seks anak.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*