Korban Konflik Bersenjata TPN-PB dengan Aparat Keamanan Minta Dikembalikan ke Kampung Halaman

TIMIKA (KM) – Ribuan masyarakat yang mayoritas berasal dari wilayah adat Waa, yang terdiri atas kaum perempuan, laki-laki lansia, dan sejumlah berstatus janda maupun duda korban konflik merencanakan doa bersama sekaligus meminta difasilitasi untuk dipulangkan ke Kampung Waa.

Doa bersama tersebut dilaksnakan Rabu pagi ini 22/7 di posko evakuasi di Jalan Baru, Heatubun C Timika Papua dengan mengusung tema “Doa Bersama Masyarakat adat Evakuasi Kampung Waa distrik Tembagapura”

Para peserta merupakan korban konflik bersenjata antara TPN-PB/OPM dan TNI/Polri empat bulan yang lalu.

“Tujuan doa bersama tidak selain hanya satu, kami mau balik ke Kampung Waa distrik Tembagapura. Agenda jelas, mau pulang ke Kampung Waa,” kata Ketua Posko Evakuasi Mama Martina Natikime Timika, Selasa 21/7 kepada wartawan KM.

Advertisement

“Seruan doa bersama di Timika, solidaritas sesama masyarakat adat Papua yang berdomisili di kota Timika jangan lupa hadir dalam doa bersamaa sebagai bentuk kepedulian sesama atas kemanusian di bumi Amungsa pada hari Rabu,” tulis akun Facebook MAI kemarin siang.

“Masyarakat adat Kampung Waa, biarkan mereka mati di kampung halaman mereka, kembalikan ke tempat asalnya kampung Waa Tembagapura,” tutupnya.

Reporter: Yugo
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*