Seniman Kampar Kenang Almarhum Bupati Soebrantas dan Terbukanya Pandopo Kampar

Seniman senior Kampar, Oren Gompo (dok. KM)
Seniman senior Kampar, Oren Gompo (dok. KM)

KAMPAR, RIAU (KM) – Pada era mantan Bupati Kampar, Soebrantas, Pandopo atau Balai Bupati digunakan sebagai tempat istirahat Bupati dan tempat silaturahmi untuk tokoh masyarakat yang ingin menemui Bupati Kampar pada saat itu.

Hal itu diungkapkan oleh seniman dan budayawan kampar, Oren Gompo, kepada awak media pada Minggu 7/6. “Pandopo itu dulunya dijadikan tempat tinggal Bupati untuk mempermudah tokoh masyarakat, alim ulama dan termasuk masyarakat yang ingin menemui bupati,” ucapnya.

“Kalau siang harinya Bupati sibuk bekerja di kantor, pada malam harinya barulah ada kesempatan untuk menerima kunjungan dari tokoh masyarakat, alim ulama dan warga masyarakat yang hendak jumpa dengan Bupati di Pandopo,” kata Oren Gompo.

Menurutnya, dahulu Pandopo selalu terbuka untuk masyarakat, dan tidak pernah pintu pagarnya tertutup. Bahkan juga dulunya di Pandopo itu ada gajah dan harimau yang menjadi tontonan warga masyarakat Kampar.

Advertisement

“Almarhum Bupati Soebrantas, walau bukan orang pribumi Kampar tetapi almarhum bisa bersahabat dengan niniok mamak, alim ulama dan warga masyarakat Kampar,” kata Oren.

“Ketika almarhum pindah ke Provinsi, para tokoh masyarakat, alim ulama dan warga masyarakat Kampar banyak yang sedih dan menangis, karena kebaikan almarhum,” kenang Oren.

“Waktu eks Bupati Kampar Soebrantas meninggal dunia, Kampar berduka padahal beliau bukan lagi pejabat di Kampar ini,” ucap Oren.

Oren Gompo berharap, Pandopo difungsikan seperti sediakala dan Bupati tinggal di Pandopo, agar masyarakat senang [mudah] jumpai Bupati,” tutupnya.

Reporter: romi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*