Polres Bogor Ringkus Wanita Pembuang Bayi di Situ Uncal Dramaga, Ancam Penjara 15 Tahun

Jenazah bayi baru lahir yang ditemukan warga Kp. Situ Uncal, Desa Purwasari, Dramaga, Bogor (dok. KM)
Jenazah bayi baru lahir yang ditemukan warga Kp. Situ Uncal, Desa Purwasari, Dramaga, Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Polsek Dramaga mengungkap kasus pembuangan bayi di Kp. Situ Uncal RT 02/01 Desa Purawasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu 30/5.

Menurut Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, kejadian bermula ketika polisi mendapat laporan dari warga setempat pada Minggu 17/5 lalu perihal penemuan sebuah jenazah bayi perempuan dalam kantong plastik warna hitam. Setelah mendapatkan laporan tersebut Kanit Reskrim Polsek Dramaga Polres Bogor Ipda Ano melakukan penyelidikan bersama dengan timnya.

Selama sepekan Ipda Ano dan tim melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan terduga tersangka yang merupakan seorang perempuan warga sekitar yang dikatakan sering bolak-balik warung tidak seperti biasanya, membeli pembalut dengan wajah pucat dan berpenampilan seperti seorang perempuan yang baru melahirkan.

Ipda Ano dan tim kemudian berhasil menangkap wanita itu di SPBU Cibanteng, Ciampea, ketika sedang mengisi BBM sepeda motor.

Advertisement

“Alhamdulillah kami berhasil mengungkap dan menangkap seorang tersangka pembuang bayi hingga mengakibatkan meninggal dunia, dengan inisial HTS (24), asal Dramaga yang juga bertindak selaku orangtua kandung dari korban. Alasan tersangka membuang anaknya yang baru dilahirkan hingga mengakibatkan meninggal dunia karena tersangka merasa malu setelah ditinggal pergi oleh suami sirinya,” tutur Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

“Terhadap tersangka ini kami kenakan pasal 80 ayat (3) dan (4) Jo. pasal 76C Undang Undang No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak, dan atau pasal 341 dan 342 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter: Efri
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*