Warga Lima Desa dan Satu Kelurahan Tagih Janji PT. Bounty Hilangkan Bau Tak Sedap dari Limbah Kotoran Ayam

Gerbang pabrik pengolahan produk ayam milik PT. Bounty di Desa Rawalele, Subang (dok. KM)
Gerbang pabrik pengolahan produk ayam milik PT. Bounty di Desa Rawalele, Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Warga Desa Rawalele, Desa Batusari, Desa Sukasari Kecamatan Dawuan, Desa Cidahu, Desa Balingbing Kecamatan Pagaden Barat dan Kelurahan Dangder Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, diresahkan oleh bau tak sedap dari limbah kotoran ayam PT. Bounty yang berlokasi di Kampung Cijuhung RT 23 RW 04 Desa Rawalele.

Kepala Desa Cidahu, Toto, mengungkapkan pada Sabtu 30/5 bahwa PT. Bounty pernah melakukan musyawarah dengan RT, RW dan Kadus Desa Cidahu, Desa Balingbing dan Desa Batusari mengenai dampak lingkungan dan bau tak sedap dari limbah kotoran ayam PT. Bounty.

“Malahan Anggota DPR RI Dedi Mulyadi pun pernah membawa tim dari [Kementerian] Lingkungan Hidup dari pusat,” ungkapnya kepada KM kemarin.

“PT Bounty pernah membuat perjanjian di aula Desa Cidahu pada tanggal 7 April 2020 […] untuk menghentikan proses pengolahan dengan harapan agar polusi udara/bau dari malam hari ini pada tanggal kesepakatan ini di buat sampai seterusnya tidak mengganggu lingkungan itu terjadi, dibuat sebelum bulan puasa, tapi sampai sekarang baunya tetap tiap malam kental banget,

Advertisement
” ujar Toto.

“Kami-kami para kepala desa dan warga meminta kepada PT. Bounty jika belum menemukan cara menghilangkan baunya, kami meminta
proses pengolahan ayam agar dihentikan dulu,” paparnya.

Sementara itu Kepala Desa Sukasari Oleh Solihin mengatakan, Anggota DPR-RI Dedi Mulyadi dan rombongannya pernah datang ke PT. Bounty untuk pengecekan di tiga titik. “Katanya hasilnya akan diketahui baru besok dan akan mau ditanyakan ke bagian pengaduan. Jika hasil lab di atas normal maka perusaahan akan ditutup apabila tidak ada perbaikan untuk mengatasi bau,” ujarnya.

Reporter: Udin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*