Pelalawan Bersiap Terapkan PSBB

Bupati Pelalawan HM Harris (dok. KM)
Bupati Pelalawan HM Harris (dok. KM)

PELALAWAN (KM) – Pemerintah Kabupaten Pelalawan pada 16 mei mendatang berencana akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai dengan persetujuan dari Kemenkes RI yang diusulkan Gubernur Riau Syamsuar beberapa hari yang lalu.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Pelalawan HM Harris kepada awak media, Rabu 13/5. Menurutnya, pihaknya beserta Forkopimda usai menggelar rapat soal penerapan PSBB yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan.

“Pergub-nya kan baru berbentuk draf, belum ditandatangani. Tapi insya Allah, kita siap menjalankan PSBB,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa selama ini sebenarnya Kabupaten Pelalawan sendiri telah menjalankan “semi PSBB”. Namun jika nanti PSBB resmi diterapkan di Kabupaten Pelalawan tanggal 16 Mei mendatang, mobilitas transportasi sembako dan pangan akan tetap berjalan.

“Hanya saja kemungkinan kita akan berlakukan jam malam. Teknisnya seperti apa, itu masih dalam proses pembahasan belum kita putuskan,” ujarnya.

Dalam PSBB nanti, lanjutnya, ada 7 pembatasan yang akan diterapkan dan diperketat yakni sekolah, bekerja di kantor, keagamaan, fasilitas umum, sosial budaya, transportasi umum serta pertahanan dan keamanan. Sedangkan untuk check point di perbatasan-perbatasan juga akan diperketat.

Advertisement

“Untuk data penerima bantuan yang terdampak covid-19 terus kita laksanakan seiring pemberian sembako yang kita berikan,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekdakab Pelalawan HT Mukhlis menambahkan bahwa sejauh ini untuk penerapan PSBB di Pelalawan “insya Allah siap”.

“Pasalnya, selama ini juga daerah ini telah menerapkan semi PSBB, hanya saja jika PSBB diberlakukan mungkin skala pembatasannya lebih diperketat.”

“Tujuh pembatasan itulah yang akan diterapkan seperti di rumah ibadah, di ruang publik, fasilitas umum, akan lebih diperketat lagi. Kemungkinan kita berlakukan jam malam saja, sementara yang berkaitan makanan dan pangan tetap berjalan. Sedangkan yang tidak berkaitan dengan pangan, bisa buka sampai sore saja,” ujarnya kepada awak media sekaligus mengakhiri.

Reporter: Lisa
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*