Gerakan Solidaritas #CebanPertama Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Gratis kepada Warga Parungpanjang

Kelompok #CebanPertama menyerahkan bantuan berupa APD 10 Pcs Hazmat, Sarung Tangan, Multivitamin, dan Susu Beruang ke 2 Puskesmas di Kecamatan Parungpanjang dan membagikan hand sanitizer dan masker ke 11 titik di Kecamatan Parungpanjang, Minggu sore 26/4/2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Kelompok #CebanPertama menyerahkan bantuan berupa APD 10 Pcs Hazmat, Sarung Tangan, Multivitamin, dan Susu Beruang ke 2 Puskesmas di Kecamatan Parungpanjang dan membagikan hand sanitizer dan masker ke 11 titik di Kecamatan Parungpanjang, Minggu sore 26/4/2020 (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Penyaluran donasi hasil dari kolektif solidaritas #CebanPertama oleh pemuda-pemudi Parungpanjang kepada Puskesmas Parungpanjang dan Puskesmas Dago pada Kamis 23/4 lalu dilanjutkan dengan pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat pada Minggu sore 26/4 di 11 desa di Kecamatan Parungpanjang.

Salah satu perwakilan dari kelompok #CebanPertama yang enggan disebut namanya menegaskan bahwa donasi ini berasal dari kurang lebih 250 donatur, dan pihaknya masih terus mengumpulkan donasi tersebut “tanpa batas waktu”.

“Uang #CebanPertama ini berasal dari kurang lebih 250 orang donatur yang tidak ada batasan waktu dalam donasi melainkan sampai semua kawan-kawan selamat, aman untuk tenaga medis, sehat dan kenyang untuk masyarakat, enggak ada batas waktu,” ucapnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Dirinya menambakan, agenda #CebanPertama ini adalah gotong royong.

“Sebuah challenge kolektif secara gotong royong yang diinisiasi oleh kawan-kawan relawan, komunitas, seniman, musisi dan kawan-kawan dari berbagai tongkrongan serta semua elemen masyarakat secara sadar membentuk #CebanPertama sebagai bentuk solidaritas dalam menghadapi pandemi covid-19, dan keyakinan bahwa solidaritas adalah kunci untuk kita bisa memperbaiki semua ini. Sudah kita lakukan bersama pembagian masker ke setiap titik wilayah desa yang ada di Parungpanjang yaitu 11 titik wilayah desa melalui kawan-kawan komunitas yang ada di setiap titik wilayah tersebut. Pembagian itu kita lakukan secara serentak pada sore pukul 15:00 WIB hari Minggu kemarin. Yang kita bagikan adalah masker gratis dan 5 liter hand sanitizer non alkohol,” paparnya.

Advertisement

“Selanjutnya kolektif solidaritas #CebanPertama ini akan terus kita lakukan dan akan fokus pada pengadaan pangan, karena kita akan membuat dapur umum. Membantu masyarakat dalam bentuk pangan yang memang terdampak pandemi wabah virus corona ini,” tambahnya.

Adapun menurut catatannya, uang kolektif ini mencapai sebesar Rp7.000.683 per tanggal 22 April 2020.

Para pegiat yang tergabung adalam #CebanPertama pun mendesak kepada pemerintah setempat untuk segera bergerak memberikan bantuan mendasar, seperti bahan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga banyak dari kawan-kawan di daerah lain membentuk solidaritas untuk membantu saudara-saudara yang lain karena kita diuji untuk kecepatan penanganan dampak covid-19,” tutupnya.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*