IMB Cluster Cahaya Permata Bekasi Belum Terbit, Distaru Kota Bekasi Diminta Tegas

Cluster Cahaya Permata Bekasi, yang berlokasi di RT 001/016 Kel. Duren Jaya, Bekasi Timur (dok. KM)
Cluster Cahaya Permata Bekasi, yang berlokasi di RT 001/016 Kel. Duren Jaya, Bekasi Timur (dok. KM)

BEKASI (KM) – Meski Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum terbit, cluster Cahaya Permata Bekasi sudah 90 persen terbangun dengan total 13 unit. Adapun masalah perizinannya masih dalam proses di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi.

Menurut informasi yang dihimpun KM, bangunan cluster yang sudah berdiri dengan total 13 unit itu sudah terjual semua, sedangkan IMB belum terbit. Menurut aktivis, pihak pengembang sudah melanggar peraturan Pemerintah Kota Bekasi, yang mana seharusnya untuk pengurusan perizinan diselesaikan dahulu sebelum pembangunan.

Sementara itu pihak DPMPTSP Kota Bekasi mengaku bahwa permohonan perizinan itu memang sudah masuk. “Tetapi IMB belum bisa terbit dikarenakan masih ada kekurangan persyaratan,” terang salah satu pegawai DPMPTSP Bekasi saat dihubungi KM.

Menurut ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB), Yanto, pengembang berani melakukan pembangunan sebelum adanya izin yang dikeluarkan karena dibekingi oknum pegawai Bappeda. “Yang membuat dirinya merasa aman ketika menjalankan bisnisnya,” jelas Yanto kepada KM, Sabtu 22/2.

“IMB merupakan produk hukum yang harus ditaati warga negara tanpa terkecuali. Jika melanggar akan dikenakan sanksi oleh pemerintah. Tujuan IMB ini adalah untuk menciptakan ketertiban, keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan yang pasti adalah kepastian hukum, semuanya ini sudah diatur dalam Pasal 5 ayat 1 Perda 7 Tahun 2009,” terang Yanto.

“Dengan itu, kami meminta kepada pemerintah Kota Bekasi, melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) untuk memberhentikan sementara pada pembangunan cluster Cahaya Permata Bekasi, yang dikarenakan izinnya masih dalam tahap proses yang tidak jelas,” tegasnya.

Reporter: Den
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*