Aktivis Tuding Kejari Cibinong Tidak Berani Tetapkan Tersangka dalam Kasus Korupsi PT. PPE

kantor BUMD PPE (1)
Kantor PT. PPE Milik BUMD Pemkab Bogor, yang terletak di komplek Puri Wahid, Cibinong

BOGOR (KM) – Lambannya kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong dalam mengungkap kasus dugaan korupsi di PT. Prayoga Pertambangan dan Energi (PT. PPE) mendapatkan sorotan dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satunya aktivis Bogor Ali Taufan Vinaya, yang menyayangkan sikap Kejari Cibinong lantaran dinilai “tidak memiliki keberanian” untuk menetapkan tersangka dalam kasus PT. PPE.

“Seharusnya Kejari dapat langsung menyampaikan kepada publik hasil kinerja selama ini, terkait kasus perusahaan plat merah tersebut,” ungkap aktivis yang akrab disapa ATV itu kepada KM Jumat 21/2.

“Kenapa berlama-lama, tidak usah berlarut-larut. Apabila memang ditemukan 2 alat bukti yang cukup, sampaikan saja kepada publik,” tambah ATV.

Menyikapi adanya rencana Panitia Khusus (Pansus) PT. PPE yang diinisiasi oleh beberapa fraksi di DPRD, ATV menegaskan itu merupakan langkah politik. “Jangan sampai langkah politik itu mengganggu langkah hukum yang saat ini sudah berjalan dan hampir mencapai titik terang,” tegasnya.

“Ada perbedaan yang sangat jelas antara langkah politik dan langkah hukum. Jadi jangan di anggap bahwa langkah politik itu, sebagai langkah penegakan hukum,” terang ATV.

Masih kata ATV, sebagai masyarakat Bogor, dirinya juga mendukung langkah politik yang akan dilakukan oleh anggota dewan. “Setidaknya, kalau memang keberadaan PT. PPE ini lebih banyak mudharatnya, ya bubarkan saja,” pungkas ATV.

Reporter: Efri/Budi
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*