Peduli Almamater, Alumnus SMPS 1912 Watoone Beri Pendidikan Karakter Terhadap Juniornya

(dok. KM)
(dok. KM)

FLORES TIMUR (KM) – Puluhan alumni Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) 1912 Watoone melakukan kunjungan ke sekolah almamaternya yang berlokasi di Desa Watoone, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Sabtu 11/1.

Dalam kunjungan tersebut, selain melakukan sharing dan memberikan motivasi dalam menempuh dunia pendidikan, para alumni juga mengajarkan pendidikan karakter terhadap siswa.

“Kami juga memberikan motivasi dan pendidikan karakter terhadap siswa. Pendidikan karakter ini sangat penting,” kata Nekat Kebaowolo selaku koordinator kunjungan tersebut.

Kebaowolo juga mengatakan jika salah satu implementasi pendidikan karakter adalah perasaan hormat terhadap seorang guru. “Dulu, rasa hormat kepada guru itu sangat tinggi. Sekarang, perasaan itu sudah sangat berkurang. Kami berharap kepada semua siswa agar bisa menumbuhkan kembali rasa hormat kepada guru,” ujarnya.

“Kami sangat berbangga karena diberikan kesempatan untuk bisa kembali ke almamater ini, berjumpa bersama guru-guru dan siswa-siswi di sini. Kami berharap agar kegiatan seperti ini untuk terus diadakan dan tahun-tahun ke depannya bisa lebih besar dari tahun ini. Sehingga hubungan baik antara alumni dan juga almamater ini terus terpelihara,” papar Kebaowolo.

Tino Kadu Roman, salah satu alumni yang hadir, mengaku sangat bahagia karena kembali lagi ke almamater sebagai alumni. “Saya pribadi sangat bahagia karena bisa kembali ke almamater ini sebagai alumni. Setelah sekian lama tamat dari sini. Seperti kembali ke rumah,” katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut positif kunjungan yang dilakukan para alumni tersebut.

“Apa yang sudah dilakukan oleh alumni ini meskipun sederhana merupakan bentuk kepedulian terhadap lembaga pendidikan ini. Ini merupakan bentuk ucapan terima kasih alumni karena pernah dididik di lembaga ini,” kata Kepala Sekolah SMPS 1912 Watoone, Dominikus Demon Arep.

Ia berharap agar kunjungan semacam ini tetap digalakkan dari waktu ke waktu dan menyarankan agar para alumni bisa membentuk satu ikatan alumni, sehingga komunikasi bisa menjadi lebih baik.

Reporter: andri
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.