Sukses Gelar di Depok, Konser Budaya “Satoe Hati” Akan Berlanjut ke Bandung

Penampilan Sanggar Tari Tiwal asal Bandung saat penutupan Konser Budaya Satoe Hati di Depok, 8/12/2019 (dok. KM)
Penampilan Sanggar Tari Tiwal asal Bandung saat penutupan Konser Budaya Satoe Hati di Depok, 8/12/2019 (dok. KM)

DEPOK (KM) – Konser Budaya Satoe Hati yang digelar Forum Wartawan Jakarta (FWJ) di Lapangan Sanca, Jl. Bhakti Abri Sukamaju Baru, Tapos, Depok, sejak 29 November hingga 8 Desember sukses dilaksanakan dan diagendakan berlanjut di Kota Bandung pada 27-31 Desember 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkap Ketua Forum Wartawan Jakarta, Mustofa Hadi Karya melalui rilis berita yang diterima KM pagi ini 10/12. Mustofa Hadi yang akrab dipanggil Opan mengungkapkan kemeriahan warga Tapos Depok yang terlihat antusias di hari terakhir gelaran Konser Budaya Satoe Hati.

Penampilan penari dari sanggar tari Tiwal asal kota Bandung mampu menghipnotis warga yang hadir. “Suguhan sosialisasi kebudayaan ini sejalan dengan program pemerintah untuk terus menggaungkan kebudayaan sebagai warisan nenek moyang yang harus dijaga,” ujar Opan.

Opan juga menyinggung soal dukungan Pemerintah Kota Depok yang “terkesan acuh dan tak jeli”. Menurutnya, Wali Kota Depok melalui Dinas Kebudayaannya maupun dewan kebudayaannya tak peduli dengan kondisi kebudayaan dan ketahanan bangsa.

“Miris kita melihat acuhnya Wali Kota Depok, Dinas Kebudayaan, dan Dewan Kebudayaan setempat. Untuk itu, hal ini menjadi sentilan kuat kami untuk menyadarkan Pemerintah Kota Depok bahwa sejalan lajunya pertumbuhan pembangunan infrastruktur tidak diimbangi dengan konstruksi kebudayaan wilayah agar berdiri kokoh,” kata Opan.

Hadirnya Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung, Wakapolres Depok AKBP Arya Perdana, Kapolsek Cimanggis beserta jajarannya, Babinsa Sukamaju Baru, Bimas, ormas Brinus Depok, Garda Siliwangi Depok, ormas Pemuda Pancasila ranting Sukamaju Baru, ormas Maluku 1 Rasa (M1R), Sekber Pers Depok, DPC PWRI Depok, serta dukungan penuh Ikatan Pemuda Bhakti Abri turut membuktikan bahwa event tersebut telah berhasil menyatukan perbedaan.

Advertisement

Penampilan The King Of Master Joe Thunder dalam atraksinya menarik mobil dengan alat vitalnya menjadi sorotan pengunjung, disambung penampilan eks vokalis ST12 Dimas Moersass, Deddy Irama dengan Sonata Groupnya, Duo Singa, Jacko Mercys, Duo Srikandi, dan Teddy Loning mampu menyulap lapangan Sanca menjadi area konser budaya yang meriah.

“Kita berharap nanti setelah dari Depok, event serupa juga akan hadir di Tugu Tegalega Monumen Bandung Lautan Api, tanggal 27-31 Desember 2019, dan kita yakin Gubernur Jawa Barat, Walikota Bandung, Polda Jabar, Pangdam Siliwangi, dan semua pihak mendukung konser kami,” lanjut Opan.

Pembina Forum Wartawan Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi untuk FWJ yang “tetap gigih dan pantang mundur” walau tidak mendapat dukungan dari Pemerintahan Kota Depok. “Namun Forum Wartawan Jakarta mampu memberikan hadiah yang terbaik untuk negeri ini, khususnya Kota Depok dalam membangun ketahanan moral bangsa berbentuk gelaran Konser Budaya Satoe Hati,” ujarnya.

“Kegiatan seperti ini menjadi contoh positif, Forum Wartawan Jakarta berhasil membuktikan dirinya untuk negeri ini meski tanpa dukungan pemerintahan setempat, karena kebudayaan adalah pondasi pertahanan bangsa,” jelas Asril Tanjung.

Hal yang sama juga disampaikan Wakapolres Depok AKBP Arya Perdana yang mengatakan sudah seharusnya semua pihak berperan serta mendukung kegiatan positif seperti ini.

“Kegiatannya sangat positif dan menjadi contoh untuk kita semua tentang menjaga kelestarian budaya bangsa. Ini kan sifatnya nasional, jadi harus dilanjutkan,” terang Arya Perdana.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*