Mundur dari Pencalonan Direksi BUMD, Taswa Witular Jadi Kuda Hitam dalam Bursa Ketua KONI Subang

Aktivis Subang Taswa Witular (dok. KM)
Aktivis Subang Taswa Witular (dok. KM)

SUBANG (KM) – Kisruh yang berkepanjangan dalam tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Subang akhirnya mencapai titik puncak ketika KONI Jawa Barat “me-nol-kan” kepengurusan KONI Subang.

Seiring dengan hal tersebut beberapa nama beredar terkait gelaran Musorkablub yang sedianya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Taswa Witular yang beberapa minggu lalu sempat mundur dalam pencalonan Direksi BUMD kini kembali menjadi kuda hitam dalam bursa bakal calon ketua KONI Subang.

Saat ditemui di kediamannya, Taswa kepada kupasmerdeka.com mengatakan bahwa dirinya ditelepon oleh beberapa ketua pengcab dan  dari “pengurus KONI kubu pak Yoyo”.

“Sudah mendengar keinginan mereka, ini jadi bahan untuk saya dalam membuat formula baru di tubuh KONI Subang jika memang saya dipercaya. Hasilnya kita serahkan pada Musorkablub,” ungkap Taswa kemarin 23/12.

Mantan pelatih angkat besi Subang Kiss Kusnaedi turut memberikan pengamatannya terhadap bursa ketua KONI Subang. “Saya melihat akan muncul kubu lain di Musorkablub. Kita tahu 11 cabang olahraga masih menunggu intruksi Raja Galuh [Evi Silviadi]. Kemungkinan nanti akan ada 3-4 kubu. ARD, Taswa, Evi,dan satu lagi masih belum muncul ke publik,” papar Kiss.

Lebih lanjut Kiss menilai pencalonan Taswa adalah wajar. “Dia kan bagian dari yang kontra dengan KONI kubu 1Yoyo jadi wajar sekarang dia yang nyalon,” ujarnya.

Keterangan Kiss tersebut dibantah oleh Taswa. “Ga ada itu, saya malah komunikasi baik dengan wakil ketua KONI. Saku saya kecil loh, tak cukup buat ngepal,” pungkas Taswa bernada gurau.

Reporter: udin
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*