Wakili Sumut, Alwasliyah Gading Maju ke Ajang Turnamen POSPENAS VIII di Bandung

Merry Simargolang memimpin tim Alwasliyah Gading Tanjungbalai di ajang PONPENAS VIII di Bandung. (dok. KM)
Merry Simargolang memimpin tim Alwasliyah Gading Tanjungbalai di ajang PONPENAS VIII di Bandung. (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Pesantren Alwashliyah Gading Kota Tanjungbalai mewakili sumut di ajang Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (POSPENAS VIII) tahun 2019 di Bandung, Jawa Barat,
yang dilaksanakan tanggal 25 sampai 30 November 2019.

Adapun cabang kegitaan yang diikuti adalah cabang futsal dan 2 orang yang mengikuti cabang atletik untuk lari 200 meter, dan lompat jauh.

Buya Gustami selaku pimpinan Pondok Pesantren Alwashliyah menyampaikan apresiasi, bangga dan haru dengan para santrinya yang bisa mewakiki Sumut di ajang olahraga santri tingkat nasional itu.

“Kita mau sampaikan bahwa walau pesantren kita di daerah, namun prestasi kita tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Mery Simargolang, salah satu official yang ikut menyertai kontingen dari Ponpes Alwashliyah, mengatakan bawha rombongan sudah berada di Bandung, dan siap bertanding.

“Target kita final untuk cabang futsal. Semoga target tersebut tercapai tidak terlepas doa dan dukungan dari Buya Gustami,” katanya.

Sebelumnya, Pesantren Alwashliyah Gading Tanjungbalai pernah mendapat gelar juara nasional di ajang yang sama di Gorontalo pada cabang pencak silat putri kelas A.

Buya Gustami juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumut yang “sangat serius” membangun olahraga dan tidak menganaktirikan pesantren. “Karena semua fasilitas yang diterima santri layaknya sama dengan para atlit pelajar lainnya. Terima kasih juga kepada Kadispora Sumut Drs Baharuddin Siagian, yang begitu serius menangani atlit santri, dan bapak kepala kementrian Agama Sumut yang terus memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh santri,” tambahnya.

“Semoga dengan semangat dukungan yang begitu banyak membuat para santri bisa memberikan hasil yang memuaskan untuk kontingen Sumut,” tutup Buya Gustami.

Reporter: Eko Setiawan
Editor: HJA
ol

Komentar Facebook