POSPERA Sayangkan Rencana Emil Bangun Kolam Renang Senilai Rp1,5 M di Rumah Dinasnya

Sekretaris DPC Pospera Kabupaten Bogor C. Supoyo
Sekretaris DPC Pospera Kabupaten Bogor C. Supoyo

BOGOR (KM) – Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membangun kolam renang di rumah dinasnya dengan menelan biaya sekitar 1,5 miliar rupiah mendapat banyak kecaman dan kritikan. Rencana tersebut dinilai bermasalah lantaran kondisi ekonomi di Jawa Barat sendiri masih banyak yang harus dibenahi.

Sekretaris DPC Pospera Kabupaten Bogor C. Supoyo mengaku “sangat menyayangkan” jika rencana tersebut benar-benar akan dijalankan. “Coba jika 1,5 M itu buat menambah ruang kamar kelas 3 di RSUD-RSUD di Jawa Barat, dapat berapa ruang lagi dan dapatk menekan angka kekurangan ruang rawat bagi masyarakat miskin di warga Jawa Barat,” ungkap Supoyo.

“Coba anda ke RSUD di salah satu kota atau kabupaten, setiap harinya banyak orang sakit belum mendapatkan kamar rawat karena masih kurangnya kamar rawat di setiap RSUD di Jawa Barat ini,” lanjutnya.

“Saya berharap DPRD Provinsi Jabar kritis dengan keadaan ini sehingga fungsi dan pengawasan anggaran tepat melihat masalah seperti ini.
Sehingga penggunaan anggaran APBD Jawa Barat tepat sasaran,” tutupnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Maret 2019, jumlah penduduk miskin di Jawa Barat mencapai 3.39 juta jiwa. Data BPS juga mencatat jumlah pengangguran sebesar 5,28% pada Agustus 2019.

Akhir-akhir ini proyek kolam renang di rumah dinas Ridwan menjadi sorotan. Pria yang akrab disapa Emil itu beralasan, fasilitas kolam renang senilai Rp1,5 M itu dibuat untuk proses terapi kaki kirinya yang cedera.

Reporter: Budi
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*