Dugaan Pencatutan Gelar Akademik oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Aktivis Mahasiswa Akan Gulirkan Mosi Tidak Percaya
BOGOR (KM) – Buntut dugaan adanya pencatutan gelar pendidikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor dari Partai Golkar, Eka Wardhana, aktivis mahasiswa menyiapkan mosi tidak percaya setelah mengumpulkan sekitar 100 tanda tangan mahasiswa dalam petisi penolakan pencatutan gelar akademik oleh wakil rakyat.
“Potret buruk pejabat Kota Bogor jika desas-desus pencatutan gelar akademik yang digunakan oleh seorang wakil rakyat benar terbukti,” ungkap aktivis mahasiswa Iksan Awaludin kepada kupasmerdeka.com, Jumat 22/11 malam.
“Ya maka karena itu hasil konsolidasi, kami menggalang 100 tanda tangan mahasiswa, dengan ketidakpercayaan gelar pendidikan yang digunakan oleh politisi Golkar Eka Wardhana,” tambah Iksan.
“Akan segera ada pembuktian atas dugaan pencatutan gelar tersebut, apabila terbukti benar bukan saja membohongi diri sendiri, tetapi juga membohongi konstituennya warga Kota Bogor,” tambahnya.
“Ya luka bagi warga dan juga dunia pendidikan. Kami mahasiswa tentunya yang sangat terluka,” tutur Iksan.
Lebih lanjut, Iksan mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan petisi tersebut kepada Ketua DPRD Kota Bogor dan juga kepada Partai Golkar Kota Bogor, “serta menegaskan mosi tidak percaya,” pungkasnya.
Reporter: ddy
Editor: HJA
Berita ini dianggap oleh Dewan Pers melanggar kode etik jurnalistik. Berikut Hak Jawab dari pihak Kuasa Hukum sdr. Eka Wardhana yang telah diterima dan dimuat pada 6 Maret 2020. Redaksi KupasMerdeka.com memohon maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan.
Leave a comment