Klaim LoA Bukan Persyaratan Mutlak untuk Beasiswa, BPSDM Aceh Dituding Lakukan “Pembohongan Publik”

Persyaratan penerima Beasiswa BPSDM Aceh yang diterima KM dari Samsul Bahri, Kamis malam 31/10/2019 (dok. KM)
Persyaratan penerima Beasiswa BPSDM Aceh yang diterima KM dari Samsul Bahri, Kamis malam 31/10/2019 (dok. KM)

BANDA ACEH (KM) – Pelamar Calon Penerima Beasiswa BPSDM Aceh, Samsul Bahri, menanggapi bantahan dari panitia seleksi yang disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kerjasama BPSDM Aceh, Husnul Maab, dengan menunjukkan dokumen yang memaparkan persyaratan khusus dalam proses seleksi beasiswa itu, Kamis malam 31/10.

Samsul menyebutkan bahwa dirinya menjadi korban “ketidakadilan” dalam penetapan peserta penerima Beasiswa BPSDM Aceh dan menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Kabid, Husnul Maab sudah “membalikkan fakta dan ketentuan sebenarnya”.

“Sangat jelas kententuan tersebut dibuat secara khusus, artinya apabila syarat yang ditentukan tidak sanggup dipenuhi oleh pelamar, maka dia gagal dalam memenuhi syarat yang ditentukan oleh pihak panitia,” ujar Samsul.

Ia juga mengatakan bahwa Husnul Maab telah melakukan pembohongan publik dalam penjelasannya tentang LoA (Letter Of Acceptance) seperti dikutip dalam bantahannya yang menyebutkan “LoA itu bukan persyaratan mutlak pada tahapan seleksi calon penerima beasiswa Pemerintah Aceh di BPSDM”. Selain itu, lanjut Samsul, pihak panitia telah “mengangkangi aturan yang sudah dibuat”.

“Ini merupakan pembohongan publik yang disampaikan oleh Husnul Maab, karena, LOA dari Perguruan Tinggi 2019 merupakan persyaratan khusus. Jadi, pengertian khusus di sini adalah wajib (sebagaimana poin b dalam dokumen persyaratan), mereka (Panitia seleksi) membuat aturan sendiri, mereka pula yang mengangkangi sendiri,” pungkas Samsul.

Di samping itu, Samsul menjelaskan, dirinya tidak mempermasalahkan soal nilai TOEFL, namun yang menjadi permasalahan adalah LoA yang juga sama-sama menjadi persyaratan khusus dalam proses seleksi penerimaan beasiswa tersebut.

“Karena yang diluluskan panitia atas nama Samsul Bahri dengan berkas nomor 083/BPSDM/LN3/2019 itu tidak memiliki LoA sebagaimana terlihat dalam ceklis dokumen Program Beasiswa S3 Luar Negeri Tahun Anggaran 2019 yang saya terima,” jelas Samsul.

Reporter: Red

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*