Ketua DPRD Kota Bekasi tidak ada, ARB Tunda “Aksi 5 November”

Wawan Hermawan, kordinator lapangan aksi Aliansi Rakyat Bekasi (ARB)
Wawan Hermawan, kordinator lapangan aksi Aliansi Rakyat Bekasi (ARB)

BEKASI (KM) – Aliansi Rakyat Bekasi (ARB) akhirnya menunda “Aksi 5 November” ke DPRD Kota Bekasi lantaran sang Ketua DPRD yang hendak ditemui pada aksi tersebut tidak berada di Bekasi. Hal tersebut memicu kekecewaan para aktivis yang hendak menuntut janji-janji politik para anggota DPRD.

Saat ditemui, Wawan Hermawan selaku koordinator lapangan pada Selasa 5/11 mengatakan bahwa pihaknya “sangat kecewa” dengan sikap Ketua DPRD Kota Bekasi yang menurutnya “tidak mementingkan masyarakat Kota Bekasi”, karena aksi tersebut sudah diberitahukan jauh-jauh hari.

“Apakah Ketua DPRD Kota Bekasi Pak Choiruman tidak mau menemui kami? Dan pastinya kita akan menunda aksi ini sampai Ketua DPRD pulang ke Bekasi. Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat sampai Ketua DPRD mau menandatangani surat pernyataan terhadap janji politik yang sudah dijanjikan kepada masyarakat Kota Bekasi,” tegas Wawan.

Menurut Wawan, sikap Ketua DPRD Kota Bekasi “sangat tidak wajar”.

“Dia menjadi anggota Dewan karena suara rakyat, di saat rakyat menyuarakan aspirasinya dia malah memilih meninggalkan Kota Bekasi,” ketusnya.

“Janji harus ditepati, jangan sampai masyarakat Kota Bekasi yang membuka suara, dan pastinya aksi kami nanti akan membawa masyarakat yang sudah memilih partai PKS untuk menagih janji politik,” kecamnya.

“Pastinya tidak ada pembatalan aksi demonstrasi, aksi demonstrasi yang sebelumnya direncanakan dilakukan pada 5 November akan ditunda hingga Ketua DPRD pulang ke Bekasi,” pungkasnya.

Reporter: Den
Editor: HJA

Komentar Facebook