Kepala UPTD Disdukcapil Pagaden Ikuti Lelang Jabatan Komisaris BUMD

Kepala UPTD Disdukcapil wilayah Pagaden serahkan berkas pencalonan
Kepala UPTD Disdukcapil wilayah Pagaden serahkan berkas pencalonan "Open Bidding" Komisaris BUMD Kabupaten Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Panitia Seleksi (Pansel) calon komisaris dan direksi BUMD PT Subang Sejahtera (SS) dan PT Subang Energi Abadi (PT SEA) telah membuka pendaftaran sejak 6 hingga 13 November 2019.

Adapun pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 18 November 2019. Sedangkan penetapan dan pengumuman calon terpilih akan digelar 6 Desember 2019.

Informasi yang dihimpun, sudah banyak peserta yang mendaftar ke panitia seleksi (pansel) dengan ragam latarbelakang, mulai dari mantan anggota DPRD atau aktivis partai politik, pegawai swasta, pegawai BUMD sendiri, mantan komisioner KPU, hingga aktivis LSM.

Bahkan, ada juga pendaftar yang berasal dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Subang.

Salah satunya Kepala UPTD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) wilayah Pagaden, Sumiati Agus.

Kepada kupasmerdeka.com, Sumiati Agus membenarkan telah mengikuti seleksi (open bidding) calon pimpinan BUMD.

“Saya sudah mendaftar ke panitia, tadi berkasnya sudah diserahkan,” ujar Umi, sapaan akrab Sumiati Agus, Rabu 13/11.

Dengan menjadi pimpinan BUMD, dirinya bertekad memajukan Subang dan memberikan kontribusi terbaik.

“Saya ingin majukan Subang, karena banyak sumberd aya atau SDM potensial yang masih harus digali,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini BUMD di Subang seolah mati suri. Karena itu, ia memiliki trik tersendiri untuk ‘membangunkan’ BUMD.

“Agar BUMD tidak mati suri, maka seluruh pengurusnya harus punya niat yang lurus ingin memajukan Subang dan punya jiwa enterpreneurship, artinya harus inovatif dan bisa membaca peluang pasar,” papar Sumiati.

Pihaknya yakin, ke depan bisa memajukan BUMD. Karena dirinya sudah menyiapkan konsep yang sehat, diantaranya, mewujudkan transparansi dan akuntabel, menjadikan BUMD sebagai jembatan bagi UKM dalam pemasaran produk, menjadikan BUMD sebagai kompetitor yang sehat bagi perusahaan swasta, menjadikan BUMD sebagai salah satu penyumbang PAD agar dapat meningkatkan income daerah, serta mampu menyerap tenaga kerja putra daerah di semua sektor usaha BUMD.

Sumiati juga mengaku sudah menyiapkan program-program terobosan lainnya agar BUMD bisa menghasilkan pendapatan daerah yang signifikan.

Diantaranya, bahwa BUMD harus mampu menggali sumber-sumber usaha yang belum tergarap, dengan mempertimbangkan sumberdaya alam dan peluang pasar yang potensial.

Wanita jebolan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) dan Universiti Kebangsaan Malaysia ini menyebut, banyak peluang jenis usaha yang bisa digali oleh BUMD.

Seperti, penyediaan perumahan karyawan (developer), kerjasama dengan pengelola rest area tol sambil memberikan sarana pemasaran produk unggulan UKM Subang, jasa catering untuk Pemda, hingga pariwisata industri.

“Bahkan sesungguhnya, BUMD juga bisa menjalankan pengelolaan dan jasa penghancuran limbah-limbah medis dari semua puskesmas, klinik maupun rumah-rumah sakit di wilayah Subang,” beber alumni Akper Depkes RI Bandung ini.

Pasalnya, ungkap Umi, selama ini, limbah-limbah medis banyak dijual ke perusahaan asal Karawang. Padahal jika dikelola sendiri melalui BUMD, maka akan menghasilkan kontribusi.

“Subang ini punya sekitar 55 puskesmas dan ratusan klinik serta rumah sakit. Selama ini, limbah-limbah medisnya dijual ke perusahaan dari Karawang. Mereka datang ke kita dan minta agar (limbah medis) dijual ke mereka. Limbah medis ini kan harus dikelola dengan baik. Kalau tidak, tentu akan kena sanksi Amdal. Alangkah baiknya jika pengelolaannya dilakukan oleh BUMD kita, sehingga berkontribusi pada daerah. Terobosan-terobosan program ini yang Insyaalloh ingin saya lakukan jika memimpin BUMD kedepan,” pungkas Sumiati.

Sebelum menjabat Kepala UPTD Disdukcapil wilayah Pagaden, yang membawahi 5 kecamatan, Sumiati pernah menempuh karir sebagai guru SPK Pemda, karyawan Rumah Sakit Islam Jakarta, Dosen Akper Subang, Kasi P2ML Dinkes Kabupaten Bekasi, dan Kasubbag Aparatur di Bappeda Subang.

Reporter: Udin
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*