Ikuti Lelang Jabatan Pimpinan BUMD Subang, Taswa Witular: “BUMD Jangan jadi Beban Pemda”

Taswa Witular, aktivis yang maju sebagai calon direksi BUMD Kabupaten Subang (dok. KM)
Taswa Witular, aktivis yang maju sebagai calon direksi BUMD Kabupaten Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Saat ini pemerintah Kabupaten Subang tengah menggelar open bidding untuk mengisi kekosongan jabatan pimpinan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT. Subang Energi Abadi (SEA) dan PT. Subang Sejahtra (SS).

Salah satu calon pendaftar, Taswa Witular, mengungkapkan kepada kupasmerdeka.com Rabu 13/11 alasan dirinya turut serta. Menurutnya, saat ini BUMD terjebak dalam paradigma lama dalam managerial sehingga besaran aset tidak diseimbangi dengan pendapatan.

“Saya ingin BUMD tidak lagi menjadi beban Pemda, jangan minta disuntik tapi harus bisa menyuntik (PAD),” ujar Taswa.

Open bidding ini langkah awal yang baik dari Jawara (Pemkab Subang) untuk mengatasi permasalahan SDM. Siapapun nanti yang duduk dalam posisi direktur ataupun direksi semoga memiliki naluri bisnis supaya jelas capaian PAD nya. Bukan jamannya BUMD menjadi beban Pemda,” papar Taswa.

Ketika ditanya penyebab lemahnya kontribusi BUMD di Subang terhadap PAD, pendaftar termuda yang akrab di kalangan para aktifis ini mengungkapkan bahwa SDM memberikan beban fixed overhead yang besar bagi neraca keuangan perusahaan.

“Kita juga bisa lihat kurang adanya konsentrasi dalam bidang usaha. Ini membuat efisiensi yang rendah. Sehingga pemeliharaan aset juga jangan dipandang sepele karena berakibat rendahnya produktivitas,” pungkas Taswa.

Reporter: UDIN
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*